Oleh: Agus Riyanto | 29 Januari 2009

HANYA MELEPAS KERINDUAN


Apa kabar sahabat-sahabat semua?

Semoga Anda semua dalam keadaan sehat, semangat dan bahagia…

Saya memposting tulisan ini hanya untuk melepas rindu setelah beberapa lama tidak menulis karena kesibukan. Artikel ini saya tulis dan saya posting malam ini; malam di mana saya sedang berada di lantai 7 kamar nomor 701 Bahtera Hotel Balikpapan, sambil sesekali melihat kelap-kelip keindahan malam kota Balikpapan – Kalimantan Timur dari jendela kamar. Yang special, ada secangkir Nescafe hangat menemani jari-jemari saya menari di atas tuts sambil mendengarkan lagu pengobat rindu.

Setelah lelah menempuh perjalanan darat yang melelahkan dari Bontang ke Balikpapan selama enam jam lebih dan menikmati makan malam di salah satu rumah makan masakan Padang, saya memilih tidak beristirahat atau sekedar meluruskan badan di atas ranjang. Saya harus shalat dulu; shalat Isya yang dijamak (jamak ta’khir) dengan Maghrib. Sebelumnya saya berkirim sms dengan sahabat sekaligus mentor yang juga saya anggap seperti ayah sendiri, karena beliau orang yang paling mengerti diri saya, impian-impian saya dan karena doa dan support beliaulah—saya yang mengagumi beliau, akhirnya sekarang sudah bisa sedikit meniru beliau. Bicara dari hati ke hati tentang harapan masa depan antara seorang pemuda dan seniornya yang sangat rendah hati dan dikagumi. Kebetulan beliau juga sedang traveling di daerah Jawa Tengah. Insya Allah cerita ini akan berlanjut lagi…

Ketika menuliskan kerinduan untuk menulis ini, saya juga masih teringat sahabat pembaca  yang masih menunggu pertanyaannya dijawab dan telah mengingatkan saya kembali. Saya juga ingin berbagi cerita kepada sahabat semua. Banyak kebahagiaan untuk saya bagi, banyak kisah ingin saya tuturkan, banyak pula kesan indah yang ingin saya torehkan di sini dalam empat hari terakhir. Namun waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 WITA atau pukul 24.00 WIB. Saya harus beristirahat karena besok pagi saya harus bangun pagi dan pergi ke Bandara Sepinggan untuk terbang ke Jakarta…

Teman-teman di Jakarta, saya datang… Datang untuk pergi lagi, hehehe…

Yang jelas, banyak rasa syukur saya panjatkan hari ini. Bahkan tadi ketika shalat, air mata ini hampir menetes ke lantai karena rasa syukur saya yang membuncah kemudian tertumpah dalam dzikir dan doa.

Kembali saya melihat ke luar jendela… Jalan raya di bawah sudah sepi, saya pun menutupnya, dan sudah saatnya saya memejamkan mata untuk mempersilahkan jiwa dan raga yang lelah ini beristirahat. Jika besok masih ada napas untuk saya, saya ingin berbuat yang terbaik dengan anugerah waktu yang masih tersisa untuk saya. Allah Maha Pengasih dan Penyayang; hanya itu rasa yang menyelimuti kalbuku di malam ini.

Saya harap pagi nanti akan lebih indah…

Sampai jumpa lagi sahabat-sahabat semua!

 

 

Iklan

Responses

  1. Menyapa pagi dari Balikpapan…
    Ketika mentari belum terbit
    Semalam terlelap hanya dua jam
    Kini bangun tinggalkan bulan

    Buah duren, buah semangka
    Itu nama buah-buahan
    Hehehe…

    Selamat pagi dunia,
    Mari kita sambut pagi dengan penuh syukur
    Karena hari inilah kita mengukir sejarah

  2. sahabat saya yang saya kagumi…
    Anda telah berhasil melewati bayangan khayalan. Karena selama ini Anda telah berhasil meyakinkan diri ANda sendiri. Dan Andapun berhasil meraih impian Anda menjadi young motivator dan menularkan ilmunya bagi masyarakat.

    Selalu sukses untuk ANda.

    Oh ya….oleh-oleh dari kalimantan ya mas….He..he…

  3. salam kenal yah…..

  4. Salam Sukses Penuh Berkah dari Surabaya,
    Wuryanano
    Motivational Blog – Support Your Success

    Entrepreneur Campus – Support Your Future

  5. Mau oleh-olehnya Mas Arif…?

    Datang ya ke rumah. Berhubung badan saya pegel semua, empat hari jalan Purwokerto – Jogja – Balikpapan – Bontang – Balikpapan – Jakarta maka ada satu bakti sahabat yang harus Mas Arif lakukan, yakni mijitin, hehehe…

    Daripada ke panti pijat, nanti yang dipijat salah…
    Gimana mas Arif???

  6. Selamat kepada sdr.Agus Riyanto yg telah mengawali kesuksesan yg sangat luar biasa. Dengan adanya undangan dari perusahaan untuk membedah buku yg Anda tulis. Yang judulnya THE BORN WANT TO BE CHAMPION. Teruslah berkarya untuk masyarkat dan bangsa..

  7. Selamat kepada sdr.Agus Riyanto yg telah mengawali kesuksesan yg sangat luar biasa. Dengan adanya undangan dari perusahaan untuk membedah buku yg Anda tulis. Yang judulnya THE BORN WANT TO BE CHAMPION. Teruslah berkarya untuk masyarkat dan bangsa.(Narko)

  8. Terima kasih Mas Narko.:-)

    Semua itu karena do’a Anda juga.
    Judul bukunya yang betul “BORN TO BE A CHAMPION”, beredar hanya di toko buku Gramedia.

    Salam SDA!

  9. Saya salut…benar2 salut. Semoga lewat blog ini bisa menyatukan islam yang tercerai berai karena nafsu. Tolong beri gambaran tentang umat islam sekarang ini… dan bagaimana cara mengatasinya. Apakah karena mereka sudah tidak lagi mengenal Allah dan arti / hakikat hidup?

  10. Pasti seneng ya Mas, sudah mulai bisa terbang…

    kapan terbang lagi? ikutan dong…

    salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: