Oleh: Agus Riyanto | 5 Mei 2008

MOTIVASI DAN PEMBANGUNAN


Sekarang, penjajah telah pergi meninggalkan bumi nusantara 62 tahun lamanya. Penjajahan secara fisik telah berakhir. Dan kita pun hidup di alam yang merdeka. Sekarang apa yang menjadi tugas kita untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu kita yang telah memperjuangkan kemerdekaan negeri kita tercinta ini dengan taruhan jiwa dan raga mereka? Tidak lain dan tidak bukan adalah mengisinya dengan pembangunan. Pembangunan di segala bidang sudah menjadi kewajiban kita—semua komponen bangsa—apa pun posisi kita dan di mana pun kita berada.

Di sekolah kita diberi tahu melaui pelajaran  Pendidikan Kewarganegaraan bahwa pembangunan itu meliputi pembangunan manusia Indonesia seluruhnya dan seutuhnya, namun akhir-akhir ini—terutama sejak terjadinya krisis moneter yang diikuti krisis-krisis yang lain, kita seakan terperanjat melihat kenyataan begitu bobroknya negeri ini. Korupsi, kolusi dan nepotisme telah membudaya di pemerintahan dan hampir merata di seluruh Indonesia. Bahkan sampai sekarang kita masih sering melihat berita di televisi atau surat kabar kasus korupsi yang dilakukan oleh pejabat pemerintah, baik legislatif maupun eksekutif. Padahal seharusnya pemerintahnya yang paling bertanggung jawab terhadap arah perkembangan dan pembangunan bangsa karena dana dari masyarakat sudah mengalir tak terhitung banyaknya melaui berbagai pajak dan retribusi yang dibebanan oleh negara.

Apakah kita akan rela uang pajak yang kita bayarkan kepada negara yang mana uang itu dengan susah payah kita cari melalui kerja keras tiap hari, hanya untuk membayar orang-orang yang duduk di pemerintahan sedangkan ada dari mereka yang justru menggerogoti bangsa ini dari dalam. Bukannya membangun bangsa ini agar lebih baik, tapi justru membuat bangsa ini terpuruk.

Sudah saatnya kita bangkit menjadi patriot yang meneladani semangat dan jiwa perjuangan para pendahulu kita yang telah gugur dengan mempersembahkan yang terbaik untuk negeri ini. Yang menjadi guru, hendaknya mengajar muridnya sebaik mungkin; tidak hanya mengajarkan materi pelajaran tapi juga mengajarkan dan mencontohkan akhlak yang mulia. Yang menjadi pegawai negeri hendaknya menjalankan tugas dan kewajibannya dengan sempurna sehingga tidak makan gaji buta. Yang menjadi pejabat hendaknya menggunakan jabatannya untuk memajukan negeri ini di lingkup kekuasaannya. Yang menjadi pengusaha hendaknya menjalankan usahanya dengan nurani, tidak hanya mencari keuntungan duniawi belaka dan mempekerjakan karyawannya secara manusiawi serta memperhatikan kesejahteraan mereka. Yang menjadi rakyat biasa hendaknya menjadi warga negara yang baik serta taat pada hukum dan pemerintah.

Dalam membangun diri, lingkungan, bangsa dan negara; kita pasti akan menjumpai berbagai hambatan dan tantangan yang kadang membuat semangat kita mengendor. Misalnya jika di pemerintahan, kita menghadapi sebuah birokrasi yang berbelit-beit atau sebuah pemerintahan yang korup secara sistematis dan telah membudaya dari bawah ke atas. Seperti pada saat kita ingin menjadi pegawai negeri di sebuah instansi, kita harus membayar sekian puluh juta agar bisa diterima. Atau ketika kita mengurus sebuah perijinan usaha misalnya, agar prosesnya mudah dan lancar harus menyerahkan uang pelican. Budaya ini adalah budaya yang kotor tapi sering kita jumpai di negeri tercinta ini yang mana kemerdekaannya telah menelan beribu-ribu para patriot dan pejuang bangsa.

Membangun negeri ini bukanlah hal yang mudah, tapi kita bisa melakukannya mulai diri kita sendiri dan lingkungan terkecil di sekitar kita. Dan pembangunan itu tidak melulu pada pembangunan materi kebendaan, namun yang lebih penting adalah pembangunan mental yang berkualitas dan berdaya saing dalam era informasi seperti sekarang ini. Untuk membangun diri sendiri agar lebih baik, dibutuhkan semangat dan keseriusan. Di tapal batas keterbatasan diri, kita harus bisa memotivasi diri sendiri dengan terus belajar dari berbagai sumber karena dengan belajarlah wawasan, pengetahuan, kemampuan dan ilmu kita akan bertambah. Tidak mungkin kita menjadi lebih baik jika kita tetap diam tanpa ada tambahan keterampilan dan pengetahuan.

Dalam proses pembangunan ini, motivasi selalu kita butuhkan. Motivasi akan membuat kita terus melangkah maju ketika ada aral melintang atau ada hambatan yang tidak kita inginkan. Ketika tahun 90-an dulu mantan Presiden Soeharto saat itu menggembar-gemborkan era tinggal landas; ternyata kita malah terjerembab dalam jurang krisis multidimensi yang dalam. Banyak perusahaan yang gulung tikar, banyak karyawan yang di-PHK, banyak orang berduit yang jatuh miskin, dan banyak orang yang frustasi/stress. Tanpa semangat/motivasi dari dalam diri, mereka akan sulit bangkit dari keterpurkan; apalagi mereka yang sudah terbiasa hidup enak dan serba mudah.

Motivasi diri menjadi hal yang penting ketika tantangan menghadang karena dengan motivasi kita tetap tegar menghadapi badai dan gelombang kehidupan. Demikian juga ketika kita sedang berusaha membangun negeri ini dari keterpurukan, tanpa motivasi atau semangat yang dahsyat, segenap komponen masyarakat akan enggan bangkit karena virus keputusasaan biasanya cepat mewabah dan jiwa-jiwa pesimis semakin tumbuh subur melihat keadaan yang serba menyedihkan.

Sekarang saatnya kita memiliki motivasi yang dahsyat untuk bangkit dan membangun negeri ini agar hari esok lebih baik lagi.

Salam semangat, meraih sukses dunia-akhirat!


Responses

  1. Ya! Negeri ini butuh Motivasi yang Dasyat! Tetap positive Thinking…bukankah setelah kesulitan ada kemudahan? Negri kita pasti akan membaik dan terus menjadi lebih baik. Apalagi adanya motivator muda seperti anda…pasti negri ini akan termotivasi. Yang muda saja sudah tergerak apalagi yang tua… Ayo kita perbaiki negri ini bersama, karna bersama kita bisa!

  2. “Membangun negeri ini bukanlah hal yang mudah, tapi kita bisa melakukannya mulai diri kita sendiri dan lingkungan terkecil di sekitar kita”.

    Yes, setuju sekali Mas Agus.
    Kalau penduduk Indonesia yang 240juta ini melakukan yang terbaik dari dirinya. Maka Indonesia pasti menjadi negara terbaik di dunia.
    Wow.. luar biasa.
    Mari kita contoh hal-hal yang baik dari negara China dan India.

    Merdeka !


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: