Oleh: Agus Riyanto | 12 Oktober 2007

BELAJAR DARI KEKALAHAN DAN KEGAGALAN


Saat-saat sulit tidak akan bertahan lama… Hanya orang-orang yang tangguh dan kuatlah yang tetap bertahan, dan Anda adalah orang yang kuat dan tangguh itu. ~ Anonim

Siapa sih orangnya di dunia ini yang sempurna tidak pernah mengalami kegagalan satu kali pun? Tidak ada seorang pun yang telah mencapai kesuksesan yang belum pernah bertemu dengan suatu bentuk kegagalan yang sebanding dengan kesuksesannya. Tidak ada seorang penemu di dunia ini yang belum pernah mengalami kegagalan dalam percobaannya. Tidak ada seorang pahlawan yang belum pernah terluka dalam pertempurannya. Tidak ada orang besar yang jadi legenda yang belum pernah merasakan pahit getirnya hidup.

Memang pada umumnya kekalahan atau kegagalan itu menyakitkan pada awalnya. Tapi bukan berarti kegagalan itu buruk bagi kita, kecuali kita menerima kegagalan itu sebagai kekalahan dan menghentikan langkah kita. Hanya dari kekalahan dan kegagalanlah kita diberi kesempatan untuk belajar dari kehidupan, dan kita dipaksa untuk mempelajari diri kita sendiri.

Kegagalan adalah satu bahasa yang digunakan oleh alam untuk berbicara kepada makhluk hidup untuk menunjukkan kesalahan. Dengan kegagalan kita menjadi rendah hati sehingga dapat memperoleh kebijaksanaan dan pengertian. Kita harus menyadari bahwa titik balik ketika kita mulai mencapai kesuksesan/kejayaan, biasanya ditandai oleh suatu bentuk kekalahan atau kegagalan. ~ Napoleon Hill.

Di sekolah, kalau kita salah biasanya kita akan dihukum. Namun di dunia nyata, ketika kita bekerja atau merintis usaha, sering kita melakukan kesalahan-kesalahan pada awalnya, dan setelah melalui proses perbaikan diri, kita menjadi semakin baik. Dengan belajar dari kesalahan-kesalahan kita, kita jadi tahu mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan. Kita menjadi tahu standar kinerja yang baik dan kiat-kiat untuk maju. Begitu juga dengan kegagalan, dengan mengalami kekalahan atau kegagalan, kita akan menemukan sifat pemikiran kita dalam hubungannya dengan pencapaian tujuan kita. Kita akan melipatgandakan upaya untuk pencapaian tujuan kita denga perbaikan diri yang terus-menerus. Dengan ditempa berbagai kegagalan, jiwa kita menjadi kokoh sekuat baja.

Sahabat, jangan takut menghadapi kegagalan! Apapun bentuk kegagalan kita, besar atau kecil, percayalah ada pelajaran yang dapat kita ambil dari itu semua agar kita menjadi lebih dewasa dan bijaksana, sehingga lebih berhati-hati dalam langkah berikutnya. Jangan anggap kegagalan sebagai kekalahan, tapi jadikan kegagalan membuat kita memodifikasi reaksi dan strategi untuk terus berusaha mencapai tujuan, mengubah nasib buruk menjadi nasib baik.

Hidup kita ini bergerak dinamis, tidak hitam putih seperti televisi jaman dahulu. Tidak ada orang yang bersedih terus-menerus, kecuali pikirannya memang hanya bisa memikirkan kesedihan. Tidak ada juga orang yang hidupnya senang, gembira atau bahagia sepanjang waktu. Demikian juga, tidak ada orang yang gagal dan kalah seterusnya, kecuali ia berhenti mencoba. Suka dan duka silih berganti, kalah dan menang dipergilirkan.

Orang yang tidak pernah gagal, sekali ia terjatuh, biasanya ia akan masuk ke dalam lubang yang amat dalam, terasa amat menyakitkan dan sulit untuk bangkit kembali. Tapi dengan kegagalan, kita bangkit, mencoba lagi dan lagi untuk kemudian berhasil; demikian seterusnya. Dan ketika kesulitan datang lagi, kita telah menjadi lebih siap, lebih bijaksana dan rendah hati. Jika kita menerima kegagalan sebagai ilham untuk berusaha lagi dengan tekad dan keyakinan yang diperbarui, maka mencapai kesuksesan hanyalah persoalan waktu belaka. Seperti kata pepatah, “Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda”.

Selalu ingat, Anda adalah orang yang tangguh dan kuat itu…


Responses

  1. Tulisan yang bagus, memang kegagalan adalah pelajaran berharga buat kita yang pernah mengalami kegagalan, dari kegagalan itu lah kita belajar banyak.
    atau ambil hikmah dari kegagalan suatu usaha.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: