<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>AGUS RIYANTO ~ MOTIVATIONAL BLOG</title>
	<atom:link href="http://agusriyanto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agusriyanto.wordpress.com</link>
	<description>~ SUKSES SEJATI: SUKSES DUNIA - AKHIRAT ~</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Oct 2009 09:44:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='agusriyanto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/fbbcd6a503ae0b35bcc17780934b422f?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>AGUS RIYANTO ~ MOTIVATIONAL BLOG</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>CERDAS MEMANAGE WAKTU</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/10/19/634/</link>
		<comments>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/10/19/634/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 09:30:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyanto.wordpress.com/2009/10/19/634/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Arni A.K.*)
Waktu terus bergerak menyisir zaman demi zaman, melewati arus demi arus kehidupan dan “tak pernah peduli” soal manusia. Tak pernah peduli dalam tanda petik di sini adalah waktu hanyalah memberi ruang kepada manusia untuk mendedikasikan impiannya. Persoalan dimanfaatkan atau tidak itu terserah kita. Namun yang pasti adalah waktu tidak akan pernah kembali untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=634&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;">Oleh: Arni A.K.*)</p>
<p>Waktu terus bergerak menyisir zaman demi zaman, melewati arus demi arus kehidupan dan “tak pernah peduli” soal manusia. Tak pernah peduli dalam tanda petik di sini adalah waktu hanyalah memberi ruang kepada manusia untuk mendedikasikan impiannya. Persoalan dimanfaatkan atau tidak itu terserah kita. Namun yang pasti adalah waktu tidak akan pernah kembali untuk kita. Ada kata bijak yang mengatakan bahwa <em>melalaikan waktu berarti melalaikan hidup</em>. Dan penyesalan pasti akan menemui kita di kemudian hari. Entah itu esok, lusa, atau di hari akhir di mana manusia tak mampu lagi berbuat apa-apa dan yang ada hanyalah ratapan yang tak berarti.</p>
<p>Kawanku,<br />
Jika hari ini proses pernafasan masih aktif di dalam tubuh kita maka itu adalah suatu anugerah yang sangat luar biasa yang pantas kita syukuri, dan sebagai wujud kita mensyukuri nikmat itu adalah mempertaruhkan setiap detik waktu untuk kebaikan.<span id="more-634"></span></p>
<p>Dalam hidup ini ada banyak aspek kehidupan yang harus dilalui dan di-<em>manage</em> dengan baik, dan semua aspek kehidupan itu tidak terlepas dari ikatan waktu. Jadi, yang pertama dan paling pertama yang harus kita lakukan adalah sikap yang cerdas dalam me-<em>manage</em> waktu.</p>
<p>Bagaimana caranya me<em>manage</em> waktu dengan baik???</p>
<p>Jawaban untuk pertanyaan ini harus kembali kepada pribadi masing-masing karena setiap pribadi memiliki tujuan yang berbeda-beda. Namun yang dititikberatkan dalam hal ini adalah bagaimana detik demi detik yang dilalui itu terisi dengan hal-hal yang positif.</p>
<p>Ya, memang tidak ada yang mudah. Setiap langkah kaki yang berjalan di garis kebaikan itu sangat terjal yang terkadang ingin mematikan semangat kita yang telah membara, dan ketika kontrol emosi kita lemah maka bukan lagi menjadi sebuah kemungkinan, melainkan hal yang pasti adalah terjerat ke dalam lembah yang menyesatkan. Ini adalah fenomena yang amat mengerikan yang harus kita buang jauh-jauh dari jejak langkah kita.</p>
<p>Kawanku,<br />
Hari kemarin hanyalah menyisakan kenangan, sedang hari esok masih angan-angan, tetapi hari ini adalah hari yang harus kita perjuangkan. Menata kembali lembaran-lembaran baru untuk menyambut hari esok yang lebih pasti.</p>
<p>*)<em>Arni A.K. adalah seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Makassar yang aktif belajar di berbagai bidang, baik akademik, bisnis, dan lainnya. Penulis bisa dihubungi melalui email: arnianas@ymail.com.</em></p>
Posted in Manajemen Diri, Motivasi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyanto.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyanto.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyanto.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyanto.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyanto.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyanto.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyanto.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyanto.wordpress.com/634/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyanto.wordpress.com/634/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyanto.wordpress.com/634/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=634&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/10/19/634/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/875980bfbfa8b4e80821584269d60946?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DOA UNTUK SAHABAT DI HARI YANG FITRI</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/09/19/doa-untuk-sahabat-di-hari-yang-fitri/</link>
		<comments>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/09/19/doa-untuk-sahabat-di-hari-yang-fitri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 02:52:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari Hati ke Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Menembus Pintu Langit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyanto.wordpress.com/?p=626</guid>
		<description><![CDATA[

Sahabat-sahabatku,
Tak lama lagi bulan suci Ramadhan akan segera berlalu pergi, dan datanglah hari kemenangan yang dinanti, Hari Raya Idul Fitri 1430 H.
Jika pernah ada sikap atau kata-kata dan tulisan yang mungkin pernah menyinggung perasaan sahabat semua, saya minta maaf.

Mengiringi kepergian bulan suci Ramadhan dan menyambut hari kemenangan tahun ini, ijinkan saya berdoa untuk sahabat semua&#8230;
***
Ya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=626&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:center;">
<div id="attachment_627" class="wp-caption aligncenter" style="width: 192px"><img class="size-full wp-image-627" title="Do'aku untuk kalian" src="http://agusriyanto.files.wordpress.com/2009/09/praying_man_in_mosque_masjid_raising_han.jpg?w=182&#038;h=219" alt="Do'aku untuk kalian" width="182" height="219" /><p class="wp-caption-text">Do&#39;aku untuk kalian</p></div>
</div>
<div>Sahabat-sahabatku,</div>
<div>Tak lama lagi bulan suci Ramadhan akan segera berlalu pergi, dan datanglah hari kemenangan yang dinanti, Hari Raya Idul Fitri 1430 H.</div>
<div>Jika pernah ada sikap atau kata-kata dan tulisan yang mungkin pernah menyinggung perasaan sahabat semua, saya minta maaf.</div>
<div>
<p>Mengiringi kepergian bulan suci Ramadhan dan menyambut hari kemenangan tahun ini, ijinkan saya berdoa untuk sahabat semua&#8230;<span id="more-626"></span></div>
<div style="text-align:center;">***</div>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang </em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Aku memohon kepada-Mu&#8230;<br />
Berilah sahabat-sahabatku derajat yang tinggi di sisi-Mu. </em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Berilah mereka umur yang panjang,<br />
jauhkan mereka dari segala macam penyakit, dan juga<br />
marabahaya.</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Aku mohon kepada-Mu ya Allah, </em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>berilah sahabat-sahabatku rejeki yang luas, </em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>rejeki yang halal dan berkah, </em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>serta terus-menerus mengalir tiada hentinya.</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Berilah mereka rejeki yang besar yang tidak disangka-sangka.</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Ya Allah Yang Maha Suci&#8230;</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Aku mohon kepada-Mu..<br />
Kabulkanlah segala rencana dan impian sahabatku,<br />
tanpa ada satu pun rintangan. Berikanlah APAPUN yang ia inginkan, Yaa Allah&#8230; </em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Namun,<br />
jika keinginannya tidak baik untuknya menurut-Mu,<br />
maka gantilah dengan yang jauh lebih baik, ya Allah..</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Berilah mereka kebahagiaan, di dunia &amp; di akhirat.<br />
Jadikanlah </em></strong><strong><em>mereka</em></strong><strong><em> hamba-Mu yang tegar dan bijaksana.<br />
Jika ia pernah melakukan kesalahan, aku mohon<br />
kepada-Mu ya Allah, maafkanlah </em></strong><strong><em>mereka</em></strong><strong><em>.</em></strong></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><strong><em>Ya Allah Yang Maha Pengasih, </em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Dalam batin kecilku,<br />
kuyakin Engkau Maha Mendengar, dan kuyakin Engkau<br />
akan mengabulkan semua do&#8217;a ku ini,<br />
untuk sahabatku, pembaca tulisan dan bukuku, dan semua sahabat yang telah menjalin kebersamaan di sini dan di mana saja.</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Yaa Allah&#8230;<br />
Tarimalah puasa kami, ruku&#8217; kami, sujud kami, sedekah kami, zakat kami, doa&#8217;kami, dan semu amal ibadah kami yang tiada sempurna&#8230;</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em><br />
Bimbing kami menjadi hamba-Mu yang bertaqwa&#8230;</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Amiin Yaa Rabbal Alamin!</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>***</em></strong></p>
<p style="text-align:left;">*Terinspirasi dari do&#8217;a seorang sahabat yang sedang berada di Stockton, USA. Semoga bermanfaat.<strong><em> </em></strong></p>
Posted in Dari Hati ke Hati, Menembus Pintu Langit  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyanto.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyanto.wordpress.com/626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyanto.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyanto.wordpress.com/626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyanto.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyanto.wordpress.com/626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyanto.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyanto.wordpress.com/626/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyanto.wordpress.com/626/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyanto.wordpress.com/626/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=626&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/09/19/doa-untuk-sahabat-di-hari-yang-fitri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/875980bfbfa8b4e80821584269d60946?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusriyanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusriyanto.files.wordpress.com/2009/09/praying_man_in_mosque_masjid_raising_han.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Do'aku untuk kalian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>WHO IS POOR AND WHO IS RICH?</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/09/18/who-is-poor-and-who-is-rich/</link>
		<comments>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/09/18/who-is-poor-and-who-is-rich/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 17:50:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyanto.wordpress.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[
Sore tadi sebelum buka puasa, saya berdiskusi dengan teman tentang buku terbaru yang sedang dia tulis. Beliau berkisah bahwa dua bulan yang lalu beliau pergi ke Singapura. Di suatu tempat, dia melihat orang sedang membaca buku di Kinokuniya sambil menangis. Kemudian dia mendekati orang tersebut dan bertanya, apa gerangan yang terjadi. Ternyata dia sedang membaca [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=623&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;">
<div id="attachment_624" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-624" title="Bersyukurlah" src="http://agusriyanto.files.wordpress.com/2009/09/kagaya001.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Bersyukurlah" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Bersyukurlah</p></div>
<p>Sore tadi sebelum buka puasa, saya berdiskusi dengan teman tentang buku terbaru yang sedang dia tulis. Beliau berkisah bahwa dua bulan yang lalu beliau pergi ke Singapura. Di suatu tempat, dia melihat orang sedang membaca buku di Kinokuniya sambil menangis. Kemudian dia mendekati orang tersebut dan bertanya, apa gerangan yang terjadi. Ternyata dia sedang membaca buku yang inti ceritanya mengisahkan seseorang yang awalnya sangat susah dan miskin, tapi melalui banyak perjuangan dan tantangan serta hinaan, akhirnya dia menjadi sukses. Dari peristiwa itulah dia mendapat inspirasi untuk menulis buku karya terbarunya dengan topik dan bahasan yang sangat memotivasi, yang beliau himpun dengan mewawancarai sosok teladan di negeri kita, dan akan menyajikan <em>success story </em>mereka untuk kita. Hmm, pasti luar biasa.</p>
<p>Dari diskusi di atas, saya pun kembali teringat sebuah kisah yang saya ingin sampaikan kepada sahabat semua beberapa waktu yang lalu, namun timbul dan tenggelam seiring riuh gelombang kehidupan. Dan akhirnya sekarang mendapat momentum untuk menyajikannya di sini.</p>
<p>Berikut kisahnya…</p>
<p align="center">***</p>
<p>One day, the father of a very wealthy family took his son on a trip to the country with the express purpose of showing him how poor people live.</p>
<p>They spent a couple of days and nights on the farm of would be considered a very poor family.<span id="more-623"></span></p>
<p>On their return from their trip, the father asked his son, “How was the trip?”.</p>
<p>“It was great, Dad.”</p>
<p>“Did you see how poor people live?”, the father asked.</p>
<p>“Oh yeah”, said the son.</p>
<p>“So, tell me, what you learned from the trip?”, asked the father.</p>
<p>The son answered, “I saw that we have one dog and they have four. We have a pool that reaches to the middle of our garden and they have a creek that has no end…”</p>
<p>“We have imported lanterns in our garden and they have the stars at night. Our patio reaches to the front yard and they have the whole horizon. We have a small piece of land to live on and they have fields that go beyond…”</p>
<p>“We have servants who serve us, but they serve others. We buy our food, but they grow theirs. We have walls around our property to protect us; they have friends to protect them&#8230;”</p>
<p>The boy’s father was speechless, then his son added, “Thanks Dad for showing me <em>how poor we are…</em>”</p>
<p align="center">***</p>
<p>Sahabatku, bukankah kisah di atas menunjukkan kepada kita sebuah perspektif yang menakjubkan dalam menilai suatu keadaan; yang membuat kita sadar apa yang akan terjadi jika kita bersyukur atas segala yang kita miliki, alih-alih mencemaskan dan meratapi sesuatu yang tidak kita miliki…</p>
<p>Sahabat-sahabatku, hargailah semua yang kita miliki, dari yang paling sederhana hingga sesuatu yang kita anggap sangat berharga. Janganlah kita menjadi sombong oleh sebab banyaknya materi atau tingginya jabatan yang kita miliki, karena sesungguhnya—dengan perspektif yang berbeda—betapa miskinnya kita…</p>
<p>Bagi yang merasa miskin, janganlah gundah gulana, dan menganggap Tuhan tidak adil oleh sebab sesuatu yang tidak kita miliki, apalagi sampai sirna rasa syukur kita—karena sesungguhnya andalah orang yang paling kaya.</p>
<p>Sahabatku, dari kisah di atas, kita tahu bahwa semua dari kita hidup dengan karunia yang lengkap. Hanya saja kita lebih sering memandang yang lain lebih beruntung, lebih bahagia dan lebih segala-galanya. Jika saja kita <strong>pandai bersyukur</strong>, sesungguhnya kitalah <strong>orang yang paling kaya</strong>…</p>
Posted in Cerita Hati, Kisah Inspirasi, Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyanto.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyanto.wordpress.com/623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyanto.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyanto.wordpress.com/623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyanto.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyanto.wordpress.com/623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyanto.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyanto.wordpress.com/623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyanto.wordpress.com/623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyanto.wordpress.com/623/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=623&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/09/18/who-is-poor-and-who-is-rich/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/875980bfbfa8b4e80821584269d60946?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusriyanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusriyanto.files.wordpress.com/2009/09/kagaya001.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bersyukurlah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PUJAAN HATI</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/09/16/pujaan-hati/</link>
		<comments>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/09/16/pujaan-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 05:49:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari Hati ke Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyanto.wordpress.com/2009/09/16/pujaan-hati/</guid>
		<description><![CDATA[

***

Hai pujaan hati, apa kabarmu?
Ku harap kau baik-baik saja…
Pujaan hati, andai kau tahu ku sangat mencintai dirimu
Hai pujaan hati,
Setiap malam aku berdo’a kepada Sang Tuhan
Berharap cintaku jadi kenyataan
Agar ku tenang meniti kehidupan
***
Setiap orang dewasa pasti berharap memiliki pujaan hati. Dan jika belum punya, pasti mereka berusaha menemukannya. Mereka berkelana hingga ke ujung dunia. Ada yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=610&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">
<p align="center">
<div id="attachment_617" class="wp-caption aligncenter" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-617" title="ALLAH 'Azza wa Jalla" src="http://agusriyanto.files.wordpress.com/2009/09/allah_a1.jpg?w=150&#038;h=112" alt="Rabb" width="150" height="112" /><p class="wp-caption-text">Rabb</p></div>
<p align="center"><strong>***<br />
</strong></p>
<p align="center">Hai pujaan hati, apa kabarmu?</p>
<p align="center">Ku harap kau baik-baik saja…</p>
<p align="center">Pujaan hati, andai kau tahu ku sangat mencintai dirimu</p>
<p align="center">Hai pujaan hati,</p>
<p align="center">Setiap malam aku berdo’a kepada Sang Tuhan</p>
<p align="center">Berharap cintaku jadi kenyataan</p>
<p align="center">Agar ku tenang meniti kehidupan</p>
<p align="center">***</p>
<p>Setiap orang dewasa pasti berharap memiliki pujaan hati. Dan jika belum punya, pasti mereka berusaha menemukannya. Mereka berkelana hingga ke ujung dunia. Ada yang ke Paris, menunggu di bawah menara Eiffel. Ada juga yang ke Makkah, berdoa di bawah Ka’bah, agar Sang Pencipta mempertemukan dengan pujaan hatinya. Berharap seseorang yang didamba hadir mengisi kesunyian yang selama ini mendera. Untuk bersama berbagi kisah dan kasih…<span id="more-610"></span></p>
<p align="center">***</p>
<p align="center">Ku ingin engkau menjadi milikku</p>
<p align="center">Lengkapi jalan cerita hidupku…</p>
<p align="center">***</p>
<p>Seperti syair lagu di atas, pujaan hati yang dimaksud adalah kekasih atau lawan jenis yang diharapkan hidup bersama melengkapi kisah hidup yang selama ini sendiri. Syair lagu di atas adalah lagu kangen, sesuai dengan yang menyanyikan, Kangen Band. Membaca syair di atas, temanku berkata, “Aduh… Puitis sekali&#8230; romantis…”. Pembaca yang lagi kangen jadi bengong. Hmm, so sweet…</p>
<p>Pujaan hati pasti akan menjadi pusat perhatian kita. Pujaan hati akan menjadi motivasi kita meraih sesuatu yang bisa membahagiakannya. Pujaan hati juga yang terkadang menjadi tempat kita mencurahkan segala rasa. (Ada rasa strawberry, rasa orange, rasa apel, rasa sirsak, rasa vanilla… hehehe, itu sich sirup untuk buka puasa nanti…).</p>
<p>Pendek kata, pujaan hati seolah-olah segalanya bagi kita. Jika dia tiada, hampa terasa hidup ini… seperti oksigen, tanpa pujaan hati kita tidak bisa bernapas. Pujaan hati seolah-olah jantung yang memompa darah. Saat kasmaran mungkin begitu rasanya, sehingga banyak kisah pasangan muda yang sedang menjalin cinta, rela mengakhiri hidup gara-gara ditinggal seseorang yang dia anggap pujaan hatinya.</p>
<p>Sahabat-sahabatku, sekarang kita sedang menjalani 10 hari terakhir di bulan suci Ramadhan bagi yang muslim. Tidak ada salahnya di sisa Ramadhan tahun ini kita merenung, karena bisa jadi ini Ramadhan terakhir bagi kita. Bukankan kita selama ini terlalu menganggap bahwa pujaan hati adalah si dia yang cantik atau tampan yang menjadi pasangan hidup kita. Menganggap si dia adalah segala-galanya bagi kita. Tanpa si dia, hampa terasa hidup ini dan kita pun tak mau hidup lebih lama lagi. Dan malangnya, kita melupakan begitu saja Sang Pencipta, Allah SWT. Dia, memberi mata yang dengannya kita melihat indahnya semesta raya, memberi telinga yang dengannya kita mendengar merdunya suara, memberi kita mulut yang dengannya kita makan, memberi kita hidung yang dengannya kita menghirup segarnya udara, member kita hati yang dengannya kita berperasaan, memberi kita tangan dan kaki yang dengannya kita melakukan pekerjaan, memberi kita lidah yang dengannya kita merasakan lezatnya makanan, dan masih banyak pemberiannya yang tak sanggup kita sebut hingga usai.</p>
<p>Jangan sampai Dia bersenandung (seumpama)…</p>
<p align="center">Mengapa kau tak membalas cintaku</p>
<p align="center">Mengapa engkau abaikan rasaku…</p>
<p align="center">Ataukah mungkin hatimu membatu</p>
<p align="center">Hingga kau tak pernah pedulikan aku…</p>
<p>Dia-lah pujaan hatiku, yang sering saya lupakan, yang sering saya abaikan, dan sering saya duakan dengan sesuatu selainnya di hati ini. Ya Allah, ampuni hamba… Ijinkan hamba mencintai makhluk dan ciptaanmu sekedarnya saja, tanpa mengambil alih istanamu di hatiku.</p>
<p>Ya Allah, semoga di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, Engkau menyejukkan hati ini dengan cinta-Mu, mendamaikan jiwa ini dengan kasih-Mu, Engkau ampuni semua dosa kami dan dosa hamba-hamba-Mu yang lain yang mungkin selama ini khilaf, sombong, merasa paling hebat, dan marah ketika orang lain menunjukkan kepada kami kebenaran. Maafkan jika amarah kami pernah tertuju kepada hamba-Mu yang mengingatkan kesalahan kami, sedangkan dia amat mengasihi kami dengan setulus hati…</p>
<p align="center">***</p>
<p>Sahabat-sahabatku, selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga kita selalu menjadikan Allah SWT sebagai pujaan hati kita, di kala suka dan duka, sekarang dan selamanya…</p>
Posted in Dari Hati ke Hati, Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyanto.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyanto.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyanto.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyanto.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyanto.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyanto.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyanto.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyanto.wordpress.com/610/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyanto.wordpress.com/610/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyanto.wordpress.com/610/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=610&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/09/16/pujaan-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/875980bfbfa8b4e80821584269d60946?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusriyanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusriyanto.files.wordpress.com/2009/09/allah_a1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">ALLAH 'Azza wa Jalla</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INDAH PADA WAKTUNYA</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/30/indah-pada-waktunya/</link>
		<comments>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/30/indah-pada-waktunya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 03:30:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari Hati ke Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyanto.wordpress.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[

Ketika kita minta kepada Allah setangkai bunga segar, Ia beri kita kaktus.  Kita pun meminta kepada-Nya binatang mungil dan cantik, lalu Ia beri kita ulat berbulu.Kita merasa sedih, kecewa, protes&#8230; dan berpikir, &#8220;betapa tidak adilnya ini&#8230;&#8221; Namun kemudian kaktus itu berbunga sangat indah, ulat pun berubah menjadi kupu-kupu yang sangat cantik. Itulah jalan Allah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=600&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id=":zb">
<div id="attachment_601" class="wp-caption aligncenter" style="width: 330px"><img class="size-full wp-image-601" title="red_roses_heart5" src="http://agusriyanto.files.wordpress.com/2009/07/red_roses_heart5.jpg?w=320&#038;h=320" alt="Mawar Cinta" width="320" height="320" /><p class="wp-caption-text">Mawar Cinta</p></div>
</div>
<div><span style="font-size:medium;"><span style="color:#3333ff;">Ketika kita minta kepada Allah setangkai bunga segar, Ia beri kita kaktus. </span><br style="color:#3333ff;" /> <span style="color:#3333ff;">Kita pun meminta kepada-Nya binatang mungil dan cantik, lalu Ia beri kita ulat berbulu.</span><br style="color:#3333ff;" /><br style="color:#3333ff;" /><span style="color:#cc0000;">Kita merasa sedih, </span></span><span style="font-size:medium;"><span style="color:#cc0000;">kecewa, </span></span><span style="font-size:medium;"></span><span style="font-size:medium;"><span style="color:#cc0000;">protes</span></span><span style="font-size:medium;"><span style="color:#cc0000;">&#8230; dan berpikir, &#8220;betapa tidak adilnya ini&#8230;&#8221;</span><br style="color:#cc0000;" /> <span style="color:#cc0000;">Namun kemudian kaktus itu berbunga sangat indah, ulat pun berubah menjadi kupu-kupu yang sangat cantik.<span id="more-600"></span></span><br style="color:#3333ff;" /><br style="color:#3333ff;" /> <span style="color:#006600;">Itulah jalan Allah, akan indah pada waktunya&#8230; </span></span></div>
<div><span style="font-size:medium;"><span style="color:#006600;">Ia mungkin tidak memberi apa yang kita harapkan atau kita minta, tapi Ia memberi apa yang kita perlukan. </span></span></div>
<div><span style="font-size:medium;"><span style="color:#006600;">Kadang kita sedih, kecewa dan terluka, tetapi jauh di atas segala-galanya Ia sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita.</span></span></div>
<div><br style="color:#006600;" /><span style="font-size:medium;"><span style="color:#006600;">Allaahu akbar&#8230;!</span></span></div>
Posted in Dari Hati ke Hati, Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyanto.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyanto.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyanto.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyanto.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyanto.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyanto.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyanto.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyanto.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyanto.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyanto.wordpress.com/600/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=600&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/30/indah-pada-waktunya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/875980bfbfa8b4e80821584269d60946?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusriyanto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://agusriyanto.files.wordpress.com/2009/07/red_roses_heart5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">red_roses_heart5</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PILIH KAYA ATAU BAHAGIA?</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/28/pilih-kaya-atau-bahagia/</link>
		<comments>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/28/pilih-kaya-atau-bahagia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 03:18:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyanto.wordpress.com/?p=598</guid>
		<description><![CDATA[Hampir setiap orang yang hidup di dunia ini pasti jika ditanya apa mereka ingin hidup kaya, pasti akan menjawab “ya”. Umumnya kita ingin hidup di dunia ini berkecukupan materi, atau bila memungkinkan inginnya kaya raya. Memiliki rumah bagus, kendaraan mewah, perhiasan, deposito yang banyak, dan lain-lain.
Sekarang masalahnya, apakah dengan hidup kaya saja kita akan merasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=598&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hampir setiap orang yang hidup di dunia ini pasti jika ditanya apa mereka ingin hidup kaya, pasti akan menjawab “ya”. Umumnya kita ingin hidup di dunia ini berkecukupan materi, atau bila memungkinkan inginnya kaya raya. Memiliki rumah bagus, kendaraan mewah, perhiasan, deposito yang banyak, dan lain-lain.</p>
<p>Sekarang masalahnya, apakah dengan hidup kaya saja kita akan merasa puas dengan apa yang kita miliki? Mungkin kita telah memiliki segala benda duniawi yang menjadi simbol kekayaan, namun sebenarnya itukah yang kita cari?<span id="more-598"></span></p>
<p>Banyak kita lihat di sekitar kita, orang-orang yang telah mencapai puncak karier dan hidupnya berlimpah harta, namun bila kita perhatikan hidup mereka bukanlah hidup yang ideal. Misalnya saja seorang menteri, gubernur, anggota DPR atau pejabat tinggi negara lainnya yang sering kita lihat di berita televisi. Karier mereka sudah sampai puncak dan hidup mereka berlimpah harta, namun tiba-tiba kita dikejutkan dengan berita penangkapan mereka oleh KPK atau pihak yang berwajib. Ternyata mereka telah melakukan tindak pidana korupsi atau tindakan tidak terpuji lainnya yang merugikan negara dengan jumlah besar.</p>
<p>Atau mungkin seorang pengusaha yang pasti hidupnya berlimpah harta namun selalu merasa tidak tenang karena dikejar-kejar polisi. Kekayaan yang ia dapatkan ternyata dari bisnis yang haram, seperti <em>illegal logging</em>, narkoba, judi atau yang lainnya.</p>
<p>Ada juga pegawai/karyawan biasa saja namun terlihat kaya raya, padahal dia tidak memiliki bisnis atau pekerjaan sampingan. Setelah beberapa waktu kemudian ternyata ketahuan dia telah menggelapkan uang negara atau perusahaan tempat dia bekerja.</p>
<p>Orang-orang seperti contoh di atas mungkin secara materi mereka memiliki kekayaan berupa harta benda duniawi, namun mereka bisa dipastikan tidak akan merasakan kebahagiaan dan kedamaian dari apa yang telah mereka miliki. Mereka sebenarnya tahu bahwa apa yang mereka miliki bukanlah sesuatu yang pantas mereka nikmati, namun hawa nafsu telah menutupi hati mereka sehingga buta dengan halal dan haram. Prinsip kebenaran di hatinya telah dikalahkan oleh nafsu serakah yang menguasai dirinya sehingga ia mau dengan sadar berbuat bodoh dengan mengambil sesuatu yang bukan miliknya, bahkan sampai merugikan orang banyak.</p>
<p>Banyak juga orang yang ingin kaya kemudian mengambil jalan pintas dengan cara pergi ke dukun, memelihara <em>pesugihan</em>, atau melakukan hal-hal di luar akal sehat lainnya. Mereka mempercayai bahwa memiliki kekayaan adalah yang sangat penting dalam hidup mereka, namun tidak memperhatikan jalan yang harus mereka tempuh. Ini juga merupakan kerusakan mental yang banyak terjadi.</p>
<p>Orang-orang yang memiliki obsesi hidup kaya raya, namun membodohi diri dengan mengabaikan aturan atau hukum Tuhan yang telah ditetapkan, kemudian meninggalkan ketentuan halal-haram, yang penting mereka bisa mewujudkan apa yang diinginkan nafsu mereka, sebenarnya mereka hanya sedang membuat rumah derita mereka sendiri.</p>
<p>Setelah mereka memiliki apa yang diinginkan nafsunya tanpa mengikuti petunjuk Tuhan, apa mereka merasakah kebahagiaan? Bisa dipastikan “tidak”. Hati nuraninya pasti tahu bahwa tindakan mereka tidak benar. Segala sesuatu yang bertentangan dengan hukum alam pasti tidak seimbang, demikian juga apa yang terjadi dalam diri orang-oranga pengejar kekayaan dengan cara haram tersebut. Mereka mungkin kaya secara materi, namun jiwanya justru hampa dan kering. Apa yang telah mereka lakukan ternyata telah menjauhkan hati mereka dari Tuhan. Mungkin secara lahir mereka hidup enak dan menyenangkan, tapi secara batin mereka selalu diliputi kecemasan dan ketidaknyamanan.</p>
<p>Si koruptor pasti cemas kalau perbuatannya diketahui masyarakat dan pihak berwajib. Demikian juga yang lainnnya, mereka tahu bahwa kekayaannya dihasilkan dari sesuatu yang melanggar hukum, sehingga semua itu tidak bisa mendatangkan kebahagiaan atau kedamaian.</p>
<p>Berbeda dengan orang yang menjalani hidup ini dengan hasil kerja kerasnya sendiri di jalan yang diridhoi Tuhan. Walaupun mungkin mereka tidak berlimpah harta, namun dengan jaminan halal pada rezeki yang mereka makan maka ada keberkahan yang mereka rasakan di situ. Kenikmatan menikmati hasil jerih payah mereka sendiri menghadirkan rasa damai dalam jiwanya. Sederhana namun bahagia. Sedikit namun berkah. Hal itu lebih mereka rasakan sebagai kebahagiaan hidup. Harta berlimpah belum mereka dapatkan, namun kebahagiaan batin bisa mereka rasakan.</p>
<p>Orang-orang yang memiliki prinsip kebenaran dan mematuhi hukum Tuhan akan lebih mampu menjaga diri, meskipun mereka juga ingin hidup kaya namun mereka tahu mana yang halal dan mana yang haram. Mereka tahu mana yang menjadi haknya dan boleh mereka ambil sebagai miliknya. Mereka tahu bahwa segala sesuatu yang haram hanya akan mendatangkan penderitaan di kemudian hari.</p>
<p>Seorang tukang becak yang bekerja keras demi keluarganya, mungkin hidupnya tidak pernah kaya, bahkan jauh dari cukup. Namun dia sebenarnya lebih pandai dan terhormat daripada pejabat yang korupsi atau pengusaha bisnis haram. Banyak sekali terjadi di negeri kita orang-orang dengan jabatan terhormat dan berpendidikan tinggi justru mencontohkan perbuatan hina dan nista. Inilah sebenarnya salah satu penyebab terpuruknya bangsa kita. Kerusakan mental banyak terjadi di mana-mana. Kita sama-sama ingin hidup makmur dan sejahtera, namun ada sebagian dari kita yang membutakan diri dari jalan yang lurus dan benar.</p>
<p>Sekarang, jika kita harus memilih: ingin kaya atau bahagia? Pasti kita menginginkan keduanya. Semua itu pasti bisa kita dapatkan bersama-sama bila kita mau mengikuti aturan main dari Sang Pencipta. Jika kita ingin kaya maka ada proses yang harus ditempuh atau ikhtiar yang harus dijalani. Dan bila ingin bahagia maka ada norma dan hukum yang harus kita patuhi dan kita pegang teguh, terutama hukum Tuhan yang telah tertuang dalam kitab suci-Nya dan diperjelas dengan sunnah Rasul-Nya.</p>
<p>Kaya hanya salah satu alat untuk bahagia. Dan kaya bukanlah syarat untuk bahagia. Tanpa kekayaan, kita juga bisa hidup bahagia kalau kita bisa mensyukuri apa yang ada pada diri kita dan apa yang telah Tuhan berikan dalam hidup kita. Kaya juga tidak hanya pada kepemilikan harta benda duniawi saja, namun kaya yang hakiki adalah kaya hati, yakni merasa cukup dan bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan yang  terlimpah tiada henti dalam hidup ini. Kaya hati lebih dekat dengan bahagia, sedangkan kaya harta lebih dekat dengan cobaan-cobaan yang bisa menggelincirkan kita dari jalan yang lurus. Tapi bila kita sudah terlanjur kaya maka itu hidup yang didamba banyak orang, karena kita bisa menggunakan kekayaan kita untuk meraih ridho dan ampunan-Nya serta mendapatkan kebahagiaan yang abadi di kehidupan setelah dunia ini.</p>
<p>Marilah kita mengejar kekayaan yang hakiki…!</p>
<p>Kaya sekaligus bahagia tentunya… Diawali dengan kaya hati.</p>
Posted in Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyanto.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyanto.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyanto.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyanto.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyanto.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyanto.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyanto.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyanto.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyanto.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyanto.wordpress.com/598/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=598&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/28/pilih-kaya-atau-bahagia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/875980bfbfa8b4e80821584269d60946?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BERSAMA MEMBANGUN INDONESIA</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/11/bersama-membangun-indonesia/</link>
		<comments>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/11/bersama-membangun-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 14:05:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyanto.wordpress.com/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[Di dunia ini, siapa sih orangnya yang tidak ingin sukses. Semua orang, entah itu di kota maupun di desa, berpendidikan ataupun tidak berpendidikan, besar &#8211; kecil, tua &#8211; muda, pasti ingin sukses. Meskipun definisi sukses bagi tiap orang berbeda-beda, bagi saya, sukses sejati adalah sukses yang dimulai dari hati dan pikiran; sukses tidak hanya berpatokan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=593&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Di dunia ini, siapa sih orangnya yang tidak ingin sukses. Semua orang, entah itu di kota maupun di desa, berpendidikan ataupun tidak berpendidikan, besar &#8211; kecil, tua &#8211; muda, pasti ingin sukses. Meskipun definisi sukses bagi tiap orang berbeda-beda, bagi saya, sukses sejati adalah sukses yang dimulai dari hati dan pikiran; sukses tidak hanya berpatokan pada materi saja, tapi sukses yang holistik, sehingga ketika diberi amanah—baik berupa harta, ilmu, profesi, pangkat, maupun jabatan—semua itu bisa dipergunakan untuk kemaslahatan/kebaikan bersama, untuk membangun negeri tercinta ini.</span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Kita mungkin masih merasa prihatin dengan keadaan bangsa dan negara kita saat ini. Kita mungkin masih hanya bisa menyaksikan, merasakan, kemudian mengeluh. Kita sebenarnya mengharapkan perubahan dan perbaikan keadaan terjadi, tapi hal yang kita lakukan dari dulu sampai sekarang tetap sama. Kita tidak melakukan pendekatan dan hal yang berbeda, yang memungkinkan hasil berbeda pula.<span id="more-593"></span></span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;text-align:center;"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">***</span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Dulu, saat saya masih kecil, uang Rp 100 sangat besar nilainya bagi saya. Kalau untuk membeli jajan/makanan, bisa kenyang seharian. Tapi sekarang, walaupun uang itu tergeletak di tepi jalan, anak kecil jaman sekarang akan malu memungutnya. Waktu saya hidup di Brunei, uang 100 (Ringgit Brunei) bisa untuk makan sebulan. Apalagi kalau uang 100 (dolar Amerika)… Bila inflasi Rupiah berjalan terus dengan begitu cepatnya seperti sekarang ini, akan seperti apa nilainya di masa anak cucu generasi kita nanti?</span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Belum lagi masalah pengangguran yang mengakibatkan berbondong-bondongnya warga negara kita mengadu nasib mengais rejeki di negeri orang. Kalau profesinya layak dan mengharumkan nama bangsa, mungkin tak masalah. Tapi mayoritas dari mereka menjual tenaga menjadi pembantu rumah tangga dan pekerjaan kelas bawah lainnya. Saya tidak pernah meremehkan jenis profesi ini. Yang membuat saya sedih, sering sekali kita melihat dan mendengar berita di berbagai media cetak dan televisi, mereka ada yang disiksa. Ada yang tidak tahan dan melarikan diri dari apartemen lantai 15 dengan kain yang disambung-sambung, namun baru sampai lantai 12, talinya sudah habis. Dia menjadi berita nasional, bahkan internasional. Dia adalah salah satu warga negara kita, yang dulu katanya “</span></span><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;"><em>gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo</em></span></span><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">” dan terkenal dengan kekayaan dan keindahan alamnya. Sebagai sebuah bangsa, kita seharusnya malu melihat semua itu. Maksud hati pergi merantau untuk memperbaiki ekonomi keluarga, namun malang, pulang-pulang badan kurus kering dan penuh luka, bahkan lebih malang lagi ada yang pulang dalam keadaan badan terbujur kaku terbungkus kain kafan. Apakah sudah begitu miskinnya negeri ini untuk sekedar memberi kehidupan bagi warga/penduduknya???</span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Sebagai pemuda, saya juga prihatin dengan kenakalan remaja jaman ini. Pergaulan bebas dan narkotika yang merajalela. Sungguh mengerikan kerusakan yang sudah terjadi. Kita harus bersyukur masih dilindungi Yang Maha Kuasa dari bencana yang satu ini, dan kita juga harus percaya masih sangat banyak kawan yang sependapat dan mau peduli dengan keadaan ini.</span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Di bidang Sumber Daya Alam, hutan kita juga sudah rusak semakin parah oleh orang-orang kita sendiri dan banjir melanda tiap tahun di mana-mana. Di Porong &#8211; Sidoarjo, lumpur Lapindo telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang dahsyat. Dalam kurun waktu beberapa tahun yang lalu, negeri kita juga diguncang berbagai bencana alam; dari Tsunami di Aceh, Nias, dan pantai selatan pulau Jawa, gempa di Yogyakarta dan beberapa tempat lain, serta kecelakaan transportasi, baik darat, laut maupun udara.</span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Apakah bumi kita sudah terlalu tua? Mungkin. Atau apakah manusia sudah terlalu berlebihan dalam membuat kerusakan di atas bumi ini? Mungkin juga. Atau apakah—seperti syair lagu Ebit G. Ade—kita terlalu bangga dengan dosa-dosa?? </span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Renungkanlah! Korupsi masih terjadi di mana-mana, bahkan di lembaga-lembaga wakil rakyat yang konon katanya “terhormat”. Kehidupan materialistis, konsumtif, hedonis dan individual semakin membudaya. Tontonan dan sinetron-sinetron di televisi yang umumnya tidak mendidik ditelan mentah-mentah oleh generasi muda, dan lain sebagainya.</span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Melihat semua itu, apakah kita akan pasrah dan diam saja? Tentu tidak! Masih banyak yang peduli dan siap sedia berjuang memperbaiki dan membangun kembali negeri ini. Hari esok adalah hari yang penuh harapan. Masa depan adalah masa yang menjanjikan. Bangsa Indonesia akan bangkit menjadi bangsa yang dahsyat dan luar biasa kalau kita bahu membahu membangun negeri ini bersama-sama. Kalau bukan kita, siapa lagi?!</span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Di mulai dari diri sendiri, mari kita sama-sama belajar dan berproses menjadi manusia yang bermanfaat. Saling membantu dan saling mengingatkan, berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan dan ketakwaan dengan penuh kesadaran dan kesabaran. Percayalah, setiap diri kita akan memberi warna pada peradaban negeri ini.</span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Semoga masing-masing dari kita bisa membawa sedikit perubahan, memberikan sedikit pencerahan, dan menularkan sedikit semangat kepada sesama. Kita semua pasti sangat merindukan bangsa ini bangkit menjadi bangsa yang berjaya dan berakhlak mulia. </span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Semoga siapa pun akhirnya Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih secara demokratis dari Pilpres tanggal 8 Juli 2009 yang lalu bisa membawa perubahan yang lebih baik terhadap masa depan negeri ini. Lebih dari itu, kita pasti ingin bangsa kita menjadi bangsa yang bermartabat dan mandiri. Jangan pertaruhkan nasib dan ekonomi bangsa kita kepada lembaga keuangan internasional dan bangsa lain.</span></span></p>
<p style="margin-top:.21cm;text-indent:1.21cm;" align="justify"><span style="font-family:Arial, serif;"><span style="font-size:small;">Mari bersama membangun Indonesia!</span></span></p>
Posted in Motivasi, Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyanto.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyanto.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyanto.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyanto.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyanto.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyanto.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyanto.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyanto.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyanto.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyanto.wordpress.com/593/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=593&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/11/bersama-membangun-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/875980bfbfa8b4e80821584269d60946?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEMANGAT SALING BERBAGI, BERBAGI SEMANGAT</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/04/semangat-saling-berbagi-berbagi-semangat/</link>
		<comments>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/04/semangat-saling-berbagi-berbagi-semangat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 06:43:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari Hati ke Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyanto.wordpress.com/?p=587</guid>
		<description><![CDATA[Pekan yang lalu saya mendapat dua undangan untuk sharing seputar motivasi diri dari sahabat saya, kebetulan dua hari berturut-turut di dua tempat yang berbeda. Yang pertama sharing bersama sahabat di Komunitas Semangat Donk Indonesia, dan satu lagi spesial malam Minggu sharing di sebuah organisasi remaja yang luar biasa. Jika yang pertama sharing untuk beberapa rekan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=587&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pekan yang lalu saya mendapat dua undangan untuk <em>sharing</em> seputar motivasi diri dari sahabat saya, kebetulan dua hari berturut-turut di dua tempat yang berbeda. Yang pertama <em>sharing</em> bersama sahabat di Komunitas Semangat Donk Indonesia, dan satu lagi spesial malam Minggu <em>sharing</em> di sebuah organisasi remaja yang luar biasa. Jika yang pertama <em>sharing</em> untuk beberapa rekan mahasiswa, maka yang kedua tidak kalah menarik karena harus bicara di depan <em>audience</em> yang kebanyakan siswa SMP dan SMA. Untuk itu, tepat jika saya ingin menanamkan kepada rekan-rekan muda pentingnya <em>dream building</em> dan semangat untuk mengambil <em>action </em>mulai dari sekarang demi kemajuan diri dan pencapaian di masa depan.<span id="more-587"></span></p>
<p>Meskipun saya yang berbicara di depan mereka, bukan berarti saya memiliki kelebihan, keistimewaan, atau saya lebih pandai dari mereka. Walaupun demikian, tidak boleh merasa rendah diri karena setiap individu pasti memiliki sesuatu yang <em>special</em> dan tidak dimiliki orang lain—yang mungkin bisa diambil hikmahnya oleh orang lain agar lebih termotivasi untuk terus maju dan berprestasi. Jika kita bisa memotivasi orang lain maka secara otomatis kita juga akan termotivasi, atau sebaliknya karena semangat itu menular. Bahagia rasanya jika kita bisa memberikan sesuatu kepada orang lain, terutama jika pemberian itu bermanfaat. Oleh karena itu, milikilah semangat untuk saling berbagi.</p>
<p>Jika ada niat ingin bisa terus berbagi dengan sesama, maka ada banyak cara bagi kita untuk memberi; tangan di atas… lebih baik daripada tangan di bawah. Tapi jika kita tidak punya apa-apa untuk diberikan, bagaimana? Bingung ingin berbagi apa?</p>
<p>Merasa bingung tidak bisa memberikan sesuatu untuk orang lain, terutama para junior atau generasi di bawah kita karena kita belum memiki materi yang berlimpah atau yang lain yang mungkin berguna…?</p>
<p>Tidak akan bingung jika kita memiliki semangat untuk saling berbagi. Yah, kita tidak perlu bingung karena kita juga bisa berbagi semangat dan pengalaman kepada orang lain yang sedang melakukan pembelajaran kehidupan dan pencarian jati diri. Apalagi setelah apa yang kita cita-citakan tercapai atau kesuksesan yang selama ini kita kejar dengan susah payah menjadi milik kita. Entah  itu berupa harta yang melimpah, ilmu yang kita miliki, suatu keahlian teknis, dan sebagainya. Jika jiwa kita memiliki kemuliaan maka tentu akan berbagi dengan sesama. Bersyukur jika kita selalu bertemu dengan mereka, meskipun jauh secara fisik, namun akan terasa dekat di hati.</p>
<p>Begitu juga jika kita ada di puncak karier, jika kita memiliki nurani yang mulia, tentu yang akan dilakukan adalah bagaimana agar anak buah atau bawahan termotivasi untuk maju dan bisa sukses sesuai bidangnya. Bukan malah menghambat kemajuan mereka. Atau supaya tim lebih kompak dan semangat, tentu sukses yang diharapkan adalah sukses bersama. Keberhasilan yang diraih akan dirasakan bersama dan merasa bahagia bersama. Tidak yang di atas menindas dan melecehkan yang di bawah, tapi bersinergi dalam sebuah kerjasama yang harmonis.</p>
<p>Alangkah indahnya jika kita dikelilingi oleh orang-orang yang ingin berlomba memberikan kebaikan kepada orang di sekitarnya. Lebih bahagia lagi jika diri kita sendiri yang memiliki semangat tersebut dan menginspirasi yang lain untuk saling memberi <em>support </em>dan<em> </em>semangat untuk meraih sukses bersama. Kita adalah manusia, makhluk sosial. Apa hebatnya jika kita sukses dan berada di puncak, namun orang-orang di sekeliling kita memendam benci karena sering didhalimi. Tentu itu belum sukses secara holistik. Mungkin lebih baik terlihat biasa-biasa, namun bisa lebih banyak menebar kebaikan dan manfaat kepada sesama sehingga memiliki banyak sahabat di mana saja.</p>
<p>Saya jadi teringat pesan dari salah satu motivator saya, “<em>Three things are most valuable: love, self confidence, and friends</em>.”</p>
<p>Cinta, percaya diri, dan sahabat memang sangat berharga bagi kehidupan kita. Tanpa semua itu hidup akan terasa hampa. Jika semangat yang kita miliki adalah semangat saling berbagi atau semangat untuk memberi, tentu semua itu akan datang sendiri kepada kita. Minimal kita berbagi semangat agar terus maju, menembus segala keterbatasan dan mewujudkan cita-cita hidup kita; semua itu akan menjadi kekayaan dan kepuasan tersendiri di batin kita.</p>
<p>Kekayaan sejati bukanlah banyaknya harta yang kita miliki, namun seberapa banyak yang kita berikan&#8230; Di sekitar masih sangat banyak orang yang membutuhkan uluran tangan kita. Jika tidak dengan materi, tentu <em>support</em>, motivasi dan perhatian kita kepada mereka akan menjadi bara tersendiri yang bisa membakar potensi mereka untuk keluar dari segala problema kehidupan dan penderitaan.</p>
<p>Sebagai penutup, saya kutipkan pesan dari mentor saya beberapa waktu silam, “<strong>Terkadang kita tidak ingat orang lain ketika kita berbahagia. Seteguk kebahagiaan berupa uluran tangan kita sangat membantu pihak lain yang membutuhkan. Uluran tangan tidak berarti harus materi. Penyebaran virus semangat dan motivasi juga sangat dinantikan. Semangat membangun Indonesia yang lebih baik… Marilah kita mulai dari diri kita!</strong>”.</p>
<p>Mari berbagi&#8230;</p>
Posted in Dari Hati ke Hati, Motivasi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyanto.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyanto.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyanto.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyanto.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyanto.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyanto.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyanto.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyanto.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyanto.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyanto.wordpress.com/587/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=587&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/04/semangat-saling-berbagi-berbagi-semangat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/875980bfbfa8b4e80821584269d60946?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BULATKAN TEKAD DAN TAWAKKAL [2]</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/01/bulatkan-tekad-dan-tawakkal-2/</link>
		<comments>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/01/bulatkan-tekad-dan-tawakkal-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 01:10:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyanto.wordpress.com/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat pembaca yang berbahagia. Cukup lama kita tidak saling menyapa melalui karya, Alhamdulillah kini kita bisa berjumpa kembali untuk saling berbagi. Kali ini saya melanjutkan artikel beberapa bulan yang lalu yang berjudul “Bulatkan Tekad dan Tawakkal”, yang jika diambil intisarinya kira-kira sebagai berikut: “Tentukan dulu goal-nya, dan kita tekadkan untuk meraihnya”.
Selanjutkan kali ini kita akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=584&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sahabat pembaca yang berbahagia. Cukup lama kita tidak saling menyapa melalui karya, Alhamdulillah kini kita bisa berjumpa kembali untuk saling berbagi. Kali ini saya melanjutkan artikel beberapa bulan yang lalu yang berjudul “Bulatkan Tekad dan Tawakkal”, yang jika diambil intisarinya kira-kira sebagai berikut: “Tentukan dulu <em>goal</em>-nya, dan kita tekadkan untuk meraihnya”.</p>
<p>Selanjutkan kali ini kita akan mencoba <em>sharing</em>, apa sebenarnya yang harus kita lakukan setelah kita memiliki <em>goal</em> dan tekad yang kuat untuk mewujudkannya. Jika unsur pertama yang harus kita lakukan adalah memiliki <strong>tekad</strong> yang benar-benar kuat, maka unsur berikutnya yang harus kita lakukan adalah yang akan kita bahas berikut ini.</p>
<p>Unsur kedua: <strong>TAWAKKAL</strong></p>
<p>Tekad saja tidak cukup untuk mewujudkan impian, karena akan kita jumpai berbagai hal di sekitar kita yang membuat apa yang kita tekadkan lama-lama surut dan pudar. Sering juga orang-orang di sekitar kita membuat motivasi dan antusiasme kita dalam meraih impian menjadi kerdil. Mereka seringnya meyakinkan bahwa sesuatu yang bisa kita raih itu hanya mimpi belaka. Dari situ akan timbul keraguan-keraguan akibat dari pengaruh negatif yang dihembuskan oleh para <em>vampire</em> penghisap optimisme tersebut.<span id="more-584"></span></p>
<p>Kebanyakan orang kadang lebih senang melihat kita susah daripada melihat kita maju. Maka bergaullah dengan orang-orang yang positif dan yang bisa membuat kita termotivasi atau terinspirasi untuk terus maju dan mengoptimalkan potensi diri. Orang-orang seperti itu bisa menjadi sahabat dan penasihat di saat kita terpuruk dan hampir putus asa. Bersama mereka, kita akan melihat bahwa ada secercah harapan yang terbentang di depan sana.</p>
<p>Ketika Wright bersaudara sedang bermimpi ingin terbang dan menciptakan pesawat maka orang-orang di sekelilingnya saat itu menganggap dia gila. Menerbangkan besi pada saat itu merupakan sebuah ide gila yang tidak bisa diterima kebanyakan orang pada saat itu. Namun justru karena kegilaan itulah, sekarang kita bisa bepergian melewati laut, samudera dan benua dalam waktu yang sangat singkat. Bahkan manusia telah mendaratkan kakinya ke satelit bumi, yakni bulan, karena daya kreatif yang digunakan tersebut. Dan ke depan, pasti akan ada penemuan-penemuan baru yang lebih spektakuler lagi. Sebelum dunia ini kiamat, proses kreatif tidak akan berhenti.</p>
<p>Dan sesuai dengan judul artikel ini, kita tentu juga memiliki daya kreatif karunia Allah SWT yang telah mencipta sejarah hidup kita. Kita memiliki imajinasi, impian dan tujuan yang ingin kita wujudkan dalam hidup kita. Tentu saja itu semua kita harap memiliki nilai, tidak hanya keduniawian, tapi juga yang bernilai ibadah untuk bekal pulang ke akhirat. Ketika kita harus mempertanggungjawabkan perbuatan kita ketika di dunia di hadapan mahkamah Allah SWT.</p>
<p>Untuk itu, selain harus memiliki unsur pertama, yakni TEKAD yang kokoh, kita juga harus menyempurnakan ikhtiar atau usaha lahir dan kemudian memasrahkan hasil akhir ikhtiar kita kepada Allah SWT, atau ber-TAWAKKAL.</p>
<p>Kenapa kita harus bertawakkal?</p>
<p>Karena kita hanya makhluk yang lemah. Kita tidak memiliki daya dan kekuatan selain dari Allah SWT. “<em>Laa haula wa laa quwwata illa billaah…</em>”. Kita hanya bisa menyempurnakan ikhtiar, sedangkan hasilnya tidak bisa kita jamin 100% sesuai keinginan kita. Namun jika kita sombong bahwa hasilnya pasti sesuai kehendak kita maka di saat hasil akhir yang kita nanti tidak sesuai keinginan maka tidak ada lagi yang tersisa selain kehampaan dan keputusasaan. Untuk itu, tugas kita memang berusaha secara lahir dan batin, namun mengenai hasil akhirnya kita serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT karena Dia-lah yang tahu mana yang terbaik untuk kita.</p>
<p>Jadi, setelah kita memiliki tekad yang bulat dan kuat, kemudian kita berusaha secara nyata untuk mewujudkan <em>goal</em> yang kita tekadkan maka hasilnya kita pasrahkan kepada Yang Maha Kuasa. Dengan demikian, kita akan selalu merasa bahagia dan optimis jika hasil yang kita dapatkan belum sesuai keinginan. Dan kita tidak akan putus asa, namun tetap berusaha, bangkit dan berjuang lagi sampai akhir menyongsong takdir terbaik hidup kita.</p>
<p>Bulatkan tekad, sempurnakan ikhtiar dan bertawakkal-lah… semoga keberhasilan menjadi milik kita.</p>
<p>Semoga bermanfaat. [AR]</p>
Posted in Motivasi, Renungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyanto.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyanto.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyanto.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyanto.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyanto.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyanto.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyanto.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyanto.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyanto.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyanto.wordpress.com/584/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=584&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/07/01/bulatkan-tekad-dan-tawakkal-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/875980bfbfa8b4e80821584269d60946?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>THE POWER OF POSITIVE ATTITUDE</title>
		<link>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/05/11/the-power-of-positive-attitude/</link>
		<comments>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/05/11/the-power-of-positive-attitude/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 03:23:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusriyanto.wordpress.com/?p=578</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Final Prajnanta
Sikap atau dalam bahasa Inggrisnya attitude diyakini merupakan modal utama kesuksesan seseorang. William Clement Stone (4 Mei 1902 &#8211; 3 September 2002), seorang pengusaha sukses dan penulis buku pengembangan diri mengatakan bahwa &#8220;There is little difference in people, but that little difference makes a big difference. The little difference is attitude. The [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=578&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">Oleh : Final Prajnanta</p>
<p>Sikap atau dalam bahasa Inggrisnya <em>attitude</em> diyakini merupakan modal utama kesuksesan seseorang. William Clement Stone (4 Mei 1902 &#8211; 3 September 2002), seorang pengusaha sukses dan penulis buku pengembangan diri mengatakan bahwa <em>&#8220;</em><em>There is little difference in people, but that little difference makes a big difference. The little difference is attitude. The big difference is whether it is positive or negative.</em><em>&#8220;</em> (Ada sedikit perbedaan pada manusia, tetapi perbedaan kecil ini menyebabkan perbedaan yang besar. Perbedaan kecil itu adalah sikap. Perbedaan besarnya adalah apakah sikap ini positif atau negative.) Orang yang mempunyai sikap positif cenderung orangnya antusias dan selalu optimis, sebaliknya orang yang selalu bersikap negatif cenderung kurang antusias dan menjadi pesimis.</p>
<p>Suatu penelitian di Universitas Standford, menyimpulkan bahwa kesuksesan ditentukan oleh 87.5% <em>attitude</em> atau sikap dan hanya 12.5% karena kemampuan akademik seseorang. Jadi, jika anda mempunyai kemampuan akademik rata-rata, janganlah kecewa hati. Demikian pula jika tingkat pendidikan anda saat ini belum optimal, jangan merasa takut tidak akan sukses karena kesuksesan lebih ditentukan oleh sikap.</p>
<p><strong>Sikap Optimis vs Pesimis</strong></p>
<p>Dalam kehidupan di sekitar kita selalu terdapat orang-orang yang pesimis dan orang-orang yang optimis. Biasanya mayoritas orang adalah pesimis. Kata-kata yang sering diucapkan orang pesimis adalah :</p>
<p>- ”Ah, saya nggak mampu&#8230;”</p>
<p>- ”Nggak berani ah mencoba tantangan itu&#8230;”</p>
<p>Sementara orang-orang optimis akan selalu mengatakan :</p>
<p>- ”Saya siap menerima tantangan apa pun yang diberikan!”</p>
<p>- ”Saya harus sukses!”</p>
<p>Apa yang menyebabkan orang-orang berperilaku pesimis?<span id="more-578"></span></p>
<p>Faktor lingkungan, kurang percaya diri dan trauma kegagalan di masa lalu merupakan penyebab yang sering timbul yang menyebabkan orang menjadi pesimis. Jika kita hidup di lingkungan yang serba pesimis maka akan menggerus sikap kita yang optimis. Terkadang kita mematikan &#8220;hero&#8221; di dalam diri kita sebelum kita maju bertanding.</p>
<p>Orang yang kurang percaya diri akan selalu bersifat pesimis menanggapi suatu peluang. &#8220;Ah&#8230; mana mungkin, saya anak seorang petani, kok berani-beraninya bermimpi untuk sukses&#8230;&#8221; Inilah contoh sikap pesimis. Kegagalan di masa lalu menyebabkan orang menjadi pesimis. Jika seseorang gagal dalam suatu tes penerimaan pegawai di suatu kantor, maka dia akan pesimis untuk diterima di tes-tes penerimaan pegawai berikutnya.</p>
<p>Orang yang optimis akan selalu percaya tentang masa depannya. Orang yang positif akan melihat kehidupan kita pada intinya terdiri dari 10% fakta dan 90% bagaimana kita menyikapi fakta-fakta tersebut. Orang yang optimis melihat kegagalan sebagai sesuatu yang wajar&#8211;sebagai fakta (10%). Jika persiapan lebih bagus, maka orang yang optimis akan selalu percaya bahwa kesuksesan akan datang setelah kita berjuang tidak kenal lelah&#8211;sebagai sikap (90%). Orang yang pesimis akan melihat kegagalan sebagi hal yang mutlak, sudah nasib&#8211;sebagai fakta (10%). Kegagalan dianggap karena terjadi ketidakadilan (menyalahkan keadaan) dan jika kita mencoba satu kesempatan lagi pasti juga gagal (pasrah)&#8211;sebagai sikap (90%).</p>
<p>Orang-orang pesimis akan menutup mata jika melihat ada setitik cahaya di dalam kegelapan, sementara orang-orang optimis akan membuat cahaya tersebut menerangi kegelapannya. Coba amati ikan di lautan. Mereka hidup di lingkungan perairan asin. Namun jika kita memakan dagingnya maka rasa dagingnya akan tetap tawar. Apa yang bisa kita pelajari dari hal ini? Meskipun lingkungan kita selalu pesimis, bukan berarti kita harus menjadi orang pesimis juga. Justru kesempatan buat kita untuk memberi contoh yang baik menjadi manusia yang optimis.</p>
<p>Gill Stern mengatakan bahwa <em>&#8220;</em><em>Both optimists and pessimists contribute to our society. The optimist invents the airplane and the pessimist the parachute.</em><em>&#8220;</em> (Baik sikap optimis maupun pesimis sama-sama berkontribusi dalam kehidupan kita. Orang yang optimis menemukan pesawat udara, sementara yang pesimis dengan parasut). Henry Truman mengatakan bahwa <em>&#8220;</em><em>A pessimist is one who makes difficulties of his opportunities and an optimist is one who makes opportunities of his difficulties.</em><em>&#8220;</em> (Orang yang pesimis adalah orang yang membuat kesulitan pada kesempatan yang dia peroleh, sementara orang optimis adalah orang yang membuat kesempatan di tengah kesulitan yang dihadapi).</p>
<p>Bayangkan jika anda seorang dokter yang sedang menangani pasien yang sakit parah. Ada 2 sikap yang bisa anda lakukan, yaitu :</p>
<p>- Memberi tahu pasien kalau penyakitnya sudah kronis dan percuma untuk diobati karena hanya menghambur-hamburkan biaya dan lebih baik pasien tinggal di rumah saja;</p>
<p>Atau :</p>
<p>- Mengatakan kepada pasien bahwa penyakitnya bisa disembuhkan, hanya berilah kepercayaan kepada dokter untuk menanganinya.</p>
<p>Sikap mana yang anda ambil? Mengapa?</p>
<p>Inilah terkadang &#8220;berbohong yang baik&#8221; juga diperlukan. Jika pasien diberitahu kalau penyakitnya bisa disembuhkan maka pasien akan mempunyai semangat hidup lebih tinggi. Semangat hidup yang tinggi sudah 50% menyembuhkan penyakit tersebut. Apakah anda setuju?</p>
<p><strong>Change Your Attitude!</strong></p>
<p>Suatu ketika anda diberitahu bahwa anak muda seusia anak anda yang akan menjadi atasan anda. Apa sikap anda? Banyak orang yang memperlakukan atasan barunya sebagai &#8220;anak ingusan&#8221;, anak bawang yang sangat mujur. Ingat, seseorang ditunjuk perusahaan menempati posisi tertentu karena prestasi, bukan karena alasan lain. Jadi, jika awalnya anda kurang respek ke atasan anda, ubahlah sikap anda! Tunjukkan anda mampu bekerjasama, bahkan membantu atasan anda mensukseskan program kerjanya!</p>
<p>Jika kita sadar kita bersikap negatif kemudian berusaha mengubahnya ke sikap positif adalah hal yang sangat baik walau untuk itu memerlukan waktu cukup lama. Namun harus diingat bahwa mengubah sikap memerlukan suatu proses yang tidak instan. Scott Hamilton mengatakan bahwa, <em>&#8220;</em><em>The only disability in life is a bad attitude</em><em>.&#8221;</em> (Satu-satunya cacat dalam hidup adalah mempunyai sikap negatif). Sikap negatif akan cenderung merusak diri sendiri dan orang lain. Sedangkan sikap positif akan memudahkan kita bergaul dengan orang lain. Sikap positif akan memudahkan kita berinteraksi dengan siapa pun juga. Bukankah salah satu bentuk kesuksesan jika kita bisa bekerja sama dengan siapa pun?</p>
<p>Salam hangat,</p>
<p><strong>Final Prajnanta</strong></p>
<p><em>Motivator, Praktisi Bisnis, dan Penulis Buku Bestseller; </em>bisa dihubungi melalui e-mail: f_prajnanta@yahoo.co.id</p>
Posted in Motivasi  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agusriyanto.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agusriyanto.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agusriyanto.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agusriyanto.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agusriyanto.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agusriyanto.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agusriyanto.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agusriyanto.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agusriyanto.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agusriyanto.wordpress.com/578/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agusriyanto.wordpress.com&blog=1503163&post=578&subd=agusriyanto&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agusriyanto.wordpress.com/2009/05/11/the-power-of-positive-attitude/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/875980bfbfa8b4e80821584269d60946?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agusriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>