Oleh: Agus Riyanto | 12 Desember 2008

KIAT EFEKTIF MENJADI PeDe DAN PANDAI BERBICARA


Kali ini saya akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang masuk. Mohon maaf ya bagi yang bertanya, harus agak lama menunggu sampai-sampai menanyakan jawabannya lagi. Untuk edisi kali ini, pertanyaan yang akan dibahas adalah sebagai berikut…

***

Pak Agus, tanya donk!

1. Saat ini aku baru lulus sekolah dan aku belum PeDe kalau mau kerja, karena aku merasa kemampuanku masih meragukan dan banyak saingan yang lebih hebat tentunya. Aku sendiri ragu aku bisa apa nggak… Nah, ini bagaimana supaya perasaan ragu itu bisa hilang seketika dan nggak timbul-timbul lagi saat kita melangkah agar tidak menjadi batu sandungan dan flash back yang terus menjadi momok yang terus muncul?

2. Dan aku minta sarannya nich…!

Bagaimana sich agar kita menjadi orang yang pintar ngomong dan pandai berkomunikasi dengan orang lain? Karena aku terkenal orangnya pendiam, susah bergaul / akrab dengan orang lain, takut sama orang, dan nurut aja… Aku tidak mau seperti ini terus. Bantu aku cari jalan keluarnya. Aku malu kalau cerita sama teman-temanku secara langsung.

Mohon tips dan masukannya agar dapat membantu aku dari masalah ini yang selalu sulit dihindarkan dan selalu muncul!!!

FH – Somewhere (Central Java)

***

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada Mba F yang telah berkenan mengemukakan masalahnya. Saya memahami perasaan anda. Memang pertama kali memasuki dunia kerja adalah sebuah pengalaman baru yang mungkin cukup menegangkan bagi sebagian orang. Dunia kerja adalah dunia nyata yang jauh beda dari dunia sekolah, bahkan jauh sekali. Kadang apa yang kita pelajari di sekolah formal–yang menghabiskan sebagian waktu dan umur kita belum tentu kita pakai sepenuhnya. Karena itu, sesungguhnya kita perlu bekal lain. Apalagi anda merasa belum PeDe (Percaya Diri). Anda perlu segera merubah mindset (pola pikir) anda.

Untuk pertanyaan pertama, berikut langkah-langkah yang bisa anda lakukan:

Miliki Konsep Diri yang Positif

Dari pertanyaan pertama, anda mengungkapkan bahwa anda ragu terhadap diri anda sendiri, anda ragu terhadap kemampuan yang anda miliki, anda takut terhadap sesuatu di luar diri anda yang belum tentu itu benar-benar terjadi. Itu menunjukkan anda memiliki konsep diri yang negatif (kurang baik).

Konsep diri—menurut Adi W. Gunawan dan Ariesandi Setyono dalam bukunya, Manage Your Mind for Success—adalah persepsi (pandangan) seseorang terhadap dirinya sendiri, yang terbentuk melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan, dan mendapat pengaruh dari orang-orang yang dianggap penting.

Anda sementara ini memandang diri anda sendiri tidak memiliki kemampuan yang cukup dan akan kalah bersaing; itu adalah anggapan anda sendiri terhadap diri anda. Jadi, semacam kalah sebelum bertanding karena adanya ketidak-PD-an alias minder. Untuk itu, hal pertama yang harus anda lakukan adalah mematahkan anggapan keliru tentang diri anda sendiri dengan memiliki konsep diri yang positif. Sekarang, ubahlah keyakinan anda tentang diri sendiri menjadi sebaliknya. Karena sebenarnya yang menciptakan ketidakmampuan itu adalah diri anda sendiri. Pikiran kitalah yang menciptakan bahwa kita ini serba terbatas, kekurangan dan tidak mungkin bisa bersaing dengan yang lain di dunia kerja. Dengan mengubah persepsi tersebut menjadi yang sebaliknya; menjadi: kita pasti bisa, kita ini unik dan punya kelebihan, kita ini makhluk Tuhan yang spesial karena tidak ada manusia lain satu pun yang sama persis dengan diri kita—semua itu juga akan merubah dan meningkatkan kepercayaan diri kita. Jadi, tidak ada alasan untuk meragukan kemampuan diri menjelang terjun ke dunia kerja. Saya percaya tidak ada orang yang sempurna di dunia ini, namun bukan berarti anda harus terbelenggu oleh persepsi yang keliru tersebut. Segeralah ubah konsep diri anda, milikilah konsep diri yang positif karena anda bukan manusia biasa! Anda adalah calon pekerja yang luar biasa!

Sekarang anda jangan melihat banyaknya pesaing yang ada atau melihat angka pengangguran di negeri ini yang masih tinggi, namun lihatlah peluang yang ada di depan mata yang mungkin menjadi rejeki anda. Jangan melihat pesaing yang pendidikan maupun pengalamannya jauh di atas anda, namun lihatlah kesempatan yang mungkin menjadi milik anda jika anda merasa percaya diri dan optimis dengan yang ingin anda capai.

Sekarang berteriaklah pada diri anda, “Saya pasti bisaaaaaaa!!!” agar semua keraguan yang meracuni pikiran anda segera sirna. Satu hal lagi, jika anda sendiri tidak mempercayai diri anda maka siapa (orang lain) yang akan mempercayai anda?

Miliki Alasan yang Kokoh

Untuk menguatkan mental anda dalam melangkah memasuki dunia kerja, anda juga harus memiliki alasan yang kuat dan kokoh kenapa anda harus bekerja. Mungkin alasan itu bisa ditemukan dengan mengenang perjuangan dan kerja keras orang tua dalam menyekolahkan anda. Tentu biaya dan pengorbanan mereka sangat besar hingga anda bisa berpendidikan dan memiliki ijazah seperti sekarang. Atau ada alasan lain, sehingga perasaan ragu anda bisa sirna dalam sekejap mata.

Mungkin alasan kenapa kita tidak boleh takut terjun ke dunia kerja adalah sebagai berikut:

1.Ingin menjadi anak yang berbakti dan membalas jasa-jasa orang tua

2.Ingin mengamalkan ilmu yang sudah didapatkan dari sekolah

3.Ingin bisa memberi ke orang lain dari hasil keringat sendiri

4.Pantang hidup menjadi beban orang tua terus

5.Ingin menjadi anak yang mandiri sejak dini

Anda bisa mencari alasan-alasan lain yang bisa membuat anda segera merubah mindset dan konsep diri anda dari yang tadinya tidak percaya diri menjadi seorang yang penuh percaya diri. Jika kepercayaan diri anda sudah kokoh, niscaya anda akan menjadi lebih berkepribadian.

Menyadari bahwa Bekerja adalah Ibadah

Ibadah bukan hanya aktivitas kerohanian yang seperti dalam Islam meliputi antara lain shalat, puasa, zakat, naik haji, dzikir, sedekah, dan lain-lain. Bekerja juga merupakan ibadah asalkan kita niatkan apa yang kita kerjakan tersebut untuk mengharap ridha Allah SWT. Jika kita sudah memahami hal tersebut maka perasaan ragu dan minder tersebut akan segera kabur dari diri kita. Dengan bekerja, selain kita mendapatkan penghasilan yang halal, ternyata juga bernilai ibadah jika kita memasang niat yang benar. Dengan begitu, semangat kita untuk bekerja (atau mendapatkan pekerjaan bagi yang baru lulus sekolah / masih menganggur) akan berlipat ganda. Akhirnya, tidak ada lagi kata ragu, tidak PeDe, takut, dan sebagainya dalam kamus hidup kita.

***

Untuk pertanyaan kedua, sebenarnya semua orang itu pandai bicara, bahkan juga orang yang bisu. Saya punya tetangga yang karena kehendak Allah dia bisu, tapi ternyata dia juga pandai bicara. Mungkin suara yang keluar dari mulutnya tidak mampu saya pahami, tapi dia menggunakan bahasa isyarat yang bisa membuat saya mengerti apa yang dia utarakan. Dia pandai di bidang seni, baik seni lukis, tata rias, desain dan lainnya. Dia sukanya main catur dan menjadi salah satu lawan tangguh bagiku.

Tuh kan, yang bisu saja pandai bicara dan berkomunikasi, masa kita yang diberi kesempurnaan bisa berbicara secara lisan justru takut untuk berbicara dan mengemukakan pendapatnya. Bisa sebagai pemacu, bayangkan seandainya anda terlahir bisu, apa hal yang paling anda inginkan dalam hidup ini? Tentu bisa berbicara bukan? Nah, jika anda merasa takut untuk berbicara, bayangkan saja hal tersebut.

Saya tahu mungkin maksud anda berbicara di sini adalah “berbicara di depan umum (orang banyak)”. Memang hal yang satu ini butuh keahlian, latihan dan keberanian. Sama seperti ketika menyatakan cinta kepada seseorang yang kita sayangi, mungkin susah dan takutnya minta ampun. Hanya untuk bilangI love you”, kita harus mengucurkan keringat dingin plus takut lagi (takut ditolak, hehehe…). Atau ketika saya harus bilangWatashi wa aishiteru…” kepada seorang gadis cantik maka saya juga harus berpikir dua atau empat kali, karena ada dua kemungkinan: dia akan tersenyum bahagia atau justru malah langsung mengambil sepatu dan dilempar ke arahku. Jadi, sama-sama menakutkan walaupun konteksnya berbeda.

Untuk itu, berikut akan saya coba memberikan tips yang mungkin bisa membantu anda keluar dari masalah tersebut.

Aktifkan Diri di Organisasi

Carilah sebuah organisasi atau sejenisnya (yang positif dan bermanfaat tentunya) yang bisa menjadi ajang bagi anda untuk melatih diri dalam bersosialisasi dengan manusia lain. Dan ketika di rapat-rapat atau forum-forum diskusi, usahakan anda angkat bicara meski hanya untuk sekedar bertanya, atau mengungkapkan pendapat anda—meskipun awalnya apa yang anda sampaikan kurang bermutu atau terlihat bodoh.

Kemukakanlah pendapat anda di mana banyak pasang mata memperhatikan anda. Jangat takut berbuat salah, karena dari kesalahan-kesalahanlah anda bisa belajar. Anggap saja anda adalah pusat perhatian dan penuh pesona. Dengan banyaknya jam terbang, itu semua akan menjadikan anda terbiasa, pintar berbicara—bahkan di hadapan orang banyak.

Dengan berorganisasi kita juga akan berjumpa dengan bermacam-macam orang dengan sifat, karakter, dan pemikirannya masing-masing. Anda akan dituntut bisa berkomunikasi dengan mereka sehingga sifat pendiam anda lama-lama juga akan sirna.

Dulu saya orangnya juga pendiam dan pemalu (semoga tidak malu-maluin, hehehe…), namun saya selalu mengaktifkan diri di beberapa organisasi sekaligus—bahkan sejak masih di bangku SMP (ketika menjadi ketua kelas). Karena kebanyakan peran dan tanggung jawab yang diamanahi ke saya cukup menonjol, akhirnya saya pun mau tidak mau harus bisa berbicara di depan banyak orang, berkomunikasi dengan mereka, dan memahami masing-masing individu.

Jika perlu, dudukilah pucuk pimpinan, karena hal itu akan melatih banyak hal seperti public speaking, kemampuan komunikasi dan negosiasi, manajemen SDM, team work, juga leadership. Selain itu, karena anda menjadi seorang decision maker, maka itu juga akan melatih kebijaksanaan atau kearifan diri anda. Jika sudah demikian, dijamin anda tidak akan takut sama orang lain (selama anda benar) dan menjadi seorang penurut saja. Bahkan anda juga bisa menjadi seorang “agent of change”.

Carilah Pekerjaan yang Menuntut Anda Banyak Bicara

Cara terbaik untuk menghilangkan rasa takut adalah melakukan hal yang anda takuti, demikian kata orang bijak. Jika anda takut bersaing, maka segera terjunlah ke medan perang! [Sesuai topik, medan perangnya adalah dunia kerja]. Bertempurlah habis-habisan meskipun anda harus kalah terlebih dahulu sebelum memperoleh kemenangan. Jika anda takut dengan orang lain, maka hadapilah! Jika ternyata ketakutan anda sampai membunuh anda, baru anda boleh takut. Takut berbicara di depan orang banyak, maka bicaralah selagi anda tidak ditakdirkan membisu dan dibungkus kain kafan. Atau seperti ketika anda takut air maka ceburkan diri anda ke sungai atau kolam, niscaya ketakutan itu hanyalah ilusi.

Untuk itu, jika anda ingin memiliki kemampuan berbicara dan berkomunikasi yang lebih baik, anda juga bisa melatihnya dengan memilih pekerjaan yang menuntut anda banyak bicara dan bertemu dengan banyak orang yang bermacam-macam karakternya. Anda bisa menjadi guru atau dosen (sekarang untuk menjadi dosen minimal harus berijazah S2), customer service, public relation, pramuniaga, atau sales (tenaga penjual).

Saya juga telah mencoba hampir semuanya, dan ternyata yang terberat bagi saya secara pribadi adalah menjadi sales (tenaga penjual)—karena jiwa saya adalah jiwa seorang “guru”. Selain profesi yang satu ini sering disepelekan banyak orang, untuk menjual suatu produk—tanpa kemampuan bicara / komunikasi dan negosiasi yang handal—ternyata sangat sulit, di samping beban target yang harus terpenuhi.Tapi ternyata profesi yang satu ini adalah profesi yang penuh tantangan dan menjadi ladang pembelajaran yang sangat baik untuk melatih bicara dan belajar dunia bisnis. Robert T. Kiyosaki, seorang penulis buku-buku bestseller internasional, rela keluar dari pekerjaannya yang aman dan bergaji tinggi untuk menjadi sales demi mempelajari sesuatu yang akhirnya mewujudkan impiannya—meraih financial freedom. Orang yang bisa bertahan menjadi sales jalanan dalam waktu lama dan berprestasi adalah orang yang tangguh. Jika dia memiliki goal yang cerdas, kemungkinan besar dia akan sukses.

Ketika saya sedang menjalani pembelajaran menjadi sales maka saya pun membeli buku berjudul “Sales Dog”. Di semua bidang ada ilmunya tersendiri. Tidak ada salahnya kita mempelajarinya untuk memperluas wawasan. Ternyata para sales tersebut juga berasal dari berbagai latar belakang pendidikan. Mesikipun kebanyakan berijazah SMA (atau sederajat), ada juga yang bergelar Sarjana Kimia, Sarjana Hukum Islam, dan lain-lain. Beberapa dari mereka yang memiliki background agama yang kuat sampai sekarang tetap menjadi sahabat saya. Kalau saja pemikiran Robert T. Kiyosaki tidak bisa saya terima, mungkin saya tidak akan berani mencoba profesi yang satu ini. Namun resikonya, wawasan dan pengetahuan saya akan tetap seperti seekor katak dalam tempurung.

Jika anda serius ingin pandai berbicara dan berkomunikasi, anda bisa mencoba hal di atas. Mungkin pada awalnya anda akan merasa sangat tidak nyaman, bekerja di bawah tekanan, dan hari-hari penuh tantangan, namun bila anda punya alasan yang kuat dan keinginan belajar yang tinggi maka semua itu akan bisa anda lewati. Selalu ingat dengan tujuan yang sedang ingin anda capai! Kita harus berani berkorban jika ingin mendapatkan sesuatu yang berharga. Kata temanku, “Nothing is free”.

Saya sebenarnya juga punya pengalaman lucu ketika saya dan teman-teman sedang beroperasi, namun tidak akan saya ceritakan di sini karena pesan yang sedang disampaikan adalah tentang bagaimana merubah sifat pendiam menjadi pandai bergaul atau berkomunikasi. Anda benar-benar bisa merubahnya jika, dan hanya jika, anda mau berubah. Sebenarnya mudah, namun tergantung keseriusan anda untuk menjadi “bisa”.

Menjadi Pembicara Publik

Yang ini adalah saran paling ekstrim yang bisa saya kemukakan, meskipun saya belum mencapai sepenuhnya. Sekedar berbagi pengalaman, saya yang dulunya juga pendiam ternyata bisa berubah, sehingga ketika saya memimpin sebuah organisasi, saya bisa menjadi orang yang bicaranya paling didengar walaupun banyak orang yang umurnya jauh lebih tua dari saya. Dan sekarang ketika berdiskusi dengan teman-teman, jika kata-kata bijak saya keluar dan nada bicara saya serius, saya bisa membuat bengong yang lain hingga terkadang ada yang sampai menitikkan air mata. Jika anda bertanya pada teman sekolah saya, terutama ketika SMP, mereka pasti akan berkata bahwa saya dulu itu anak pendiam.

Kenapa bisa berubah?

Ya, karena saya belajar untuk berubah. Dan ternyata di masa pencarian diri, saya mengidolakan seorang pembicara publik yang kemampuan berbicaranya sangat memukau hingga sebuah majalah internasional pernah memuat profilnya dengan judul “Holly Man – Indonesia’s Hottest Muslim”. Ini juga pengaruh mengidolakan seseorang. Jadi, jika anda benar-benar ingin bisa pandai berbicara dan berkomunikasi, resep “memiliki idola” orang terdahsyat yang memiliki keahlian tersebut boleh juga digunakan. Ekstrimnya sich anda buat goal sekalian “Menjadi Public Speaker (Pembicara Publik)”.

Ada sahabat saya yang luar biasa. Beliau adalah Mba Eni Kusuma, penulis buku bestseller “Anda Luar Biasa!!!”. Beliau dulunya juga pemalu dan bahkan menderita gagap bicara, namun berkat kemauan kerasnya beliau sekarang sudah menjadi National Public Speaker, padahal backgroundnya adalah seorang TKW dari Hong Kong dengan masa kecil yang penuh keprihatinan. Hebatnya lagi, beliau sekarang adalah salah satu kolomnis di www.pembelajar.com. Bukankah luar biasa!

Sekarang bandingkan dengan diri anda, dengan background pendidikan dan keluarga anda. Apa yang kurang? Anda harusnya lebih luar biasa lagi, bukan?

Ada cerita berkesan tentang Mba Eni. Suatu hari saat sedang sibuk kerja, tiba-tiba saya ditelepon Mba Eni supaya nonton acara TV yang menampilkan sosok beliau yang beberapa saat lagi akan ditayangkan. Tahu acara “Indahnya Balada Hidup”? Saya pun kemudian bergegas mencari ruang yang ada televisinya. Sudah demikian, remote controlnya tidak tahu ditaruh di mana. Setelah ketemu dan menghidupkan TV, ternyata malang lagi… yang terlihat cuma gambar semut… alias stasiun TV yang dimaksud belum bisa direlai dari kota kami. Mba Eni tidak tahu, saya nggak berani bilang, hehehe…J

***

Demikian jawaban yang bisa saya kemukakan. Jika belum memuaskan, anda bisa bertanya lagi kepada pakar yang sebenarnya. Atau bagi pembaca yang ingin menambahkan, silahkan menuliskan pemikiran anda pada tempat komentar yang tersedia. Saya sadar jawaban pertanyaan di atas masih belum lengkap dan bisa dikembangkan lagi.

Tambahan lagi bagi yang baca (terutama yang cewek), semoga yang diingat bukan hanya “Watashi wa aishiteru…”, hehehe.:-)

***

Sebagai penutup artikel ini, mari kita renungkan firman Allah SWT dalam Al Qur’an surat Ar Ra’d ayat 11 yang artinya, “…Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…”

Semoga bermanfaat! [AR]

***** MILIKI SEGERA BUKU INI *****

Menjadi Manusia Sukses Sejati, Dunia - Akhirat

Menjadi Manusia Sukses Sejati, Dunia – Akhirat

Dapatkan segera di Toko Buku Gramedia terdekat mulai 6 Maret 2013

Sahabat pembaca yang luar biasa, segera miliki buku terbaru saya:

Judul : Bangkit, Maju, dan Raih Mimpi

Penulis : Agus Riyanto

Penerbit : Elex Media Komputindo

ISBN / EAN : 9786020206455 / 9786020206455

Jumlah Halaman : 256

Berat Buku : 275 gram

Dimensi( p x l ) : 210 mm x 140 mm

Published Date : Rabu, 6 Maret 2013

Harga: Rp 44.800

***

Semoga bermanfaat!

Saya tunggu feedback dari sahabat semua…^_^

About these ads

Responses

  1. Sepertinya Kang Arif bingung, “Watashi wa aishiteru…” sich apa???

    Hmm, sebagai pasukan PJI… nggak boleh bingung donk…!

    Malam-malam pas Kang Arif free kita diskusi sampai ndower yuk… Saya pakai nomor yang kemarin ngaku dari Polres itu lho…:-)
    Saya yakin kemarin Kang Arif sampai kencing di celana, mendapat telepon dari Polres, tahunya…>)(<… Hehehe.:-)

    Salam SDA!

  2. hah..(hela nafas) mas agus itu tahu aja….wong katrok kaya aku ini emang ga tahu artinya apa??#@

    tahunya “wa.. taksi ana telu” (paman,..taksinya ada tiga-banyumas)

    eh eh (angguk) mas….kopral gadungan ternyata!! salam kenal.

    pembicara efektif- hm..ya berlatih langsung di lapangan, karena lapangan yang akan melatih kemampuan kita sebenarnya.
    teori apapun ga ada manfaatnya kalau ga pernah berani mencoba.

  3. Berani mencoba…
    Itu kuncinya!

    Demikian kata Mas Arif yang cakep.:-)

    Ini ada lagi tambahan dari sahabat pembaca yang sms. Katanya dia itu orangnya pendiam dan tidak suka berorganisasi. Tapi gara-gara sering telat masuk kelas, dia sering dihukum dosen supaya menjelaskan materi kuliah hari itu. Sejak saat itu dia jadi suka ngomong dan PeDe, plus dikenal dosen lagi…

    Hmm, kalau yang ini saya tidak berani merekomendasikan, hehehe…

  4. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com/. Salam!

  5. aku tu sulit untuk berbicara diumum,…sy lebih pandai mengerjakan sesuatu dibelakang….
    dengan membaca ni,aq mendapat sedikit masukan…trimakasih ya saudaraku….

  6. asalam,alhmdulillah stelah saya baca artikel ini saya menjadi lebih termotivasi unutk menjadi maju,memang yang dialami oleh penanya ini sama dengan yangsaya hadapi saya sat ini, dengan hal ini saya akn selangkah ingin menjadi lebih maju,walaupun selangkah

    SAYA PASTI BISAAAAA….

    terimakasih atas artikelnya

  7. allow…………..q anx pxl ja,q punya satu masalah,q tu paling gk pede klo d suruh b’bcra d depan umum.trus apa kiat2 spaya q bsa pede b’bcra d dpan umum.gtu ja.mercy…………

  8. Resep di atas semoga bisa membantu.:-)

    Kiat lainnya ya seperti yang Kang Arif katakan di atas… “Praktek langsung…”

    Cobalah berani mencoba, semoga menjadi bisa!
    Trial and error itu biasa, yang tidak biasa ya “diam saja” atau tidak berani mencoba karena takut “salah”.

    Terima kasih.

  9. mksih mz,,,aq dah bca,,, insya AJJI saya akan coba,,,”AKU PASTI BISAAAAAAAAAAAAA”CHAYOOOOOOOO

  10. your brilliant,,, sir, sri jadi semanngat lagi dengan apa yang sri keluhkan saat ini,,, motivasi yang LUAR BIASSA>>>>>>> dahSYAT…

  11. menarik, mas agus. saya pernah nonton di tv tapi trainingnya diluar negeri, peserta dituntun untuk bebicara sesama trainee, secara bergantian dan langsung diberi komentar sesama peserta, tentunya dengan konsep yg telah dibuat. klu dijabodetabek training langsung paraktek ada dimana ya?
    thanks.

  12. Terima kasih mas…
    Tentang training yang dimaksud, maaf saya belum tahu…

    Keep moving!

  13. alhamdulilah,saya beruntung kalo gitu..sejak SD udah pede,sering jadi ketua kelas atau wakil..bahkan sering di panggung hiburan sekedar joged waktu kecil..
    meski hanya lulusan sltp saya udah berani ngemci segala dengan sorotan tv lokal..
    every day is pede day begitu kata mbak izzatul jannah..
    saya jadi ketagihan masuk ke blog sampean mas agus,banyak manfaatnya..oya,buku sampean harganya berapa ya..to be a champion..bugetnya belum ada nih,,
    maklum,anak kost yang masih sekolah dan hanya sebagai penyiar radio..hehehe..

  14. Wah, saya salut dengan prestasi Mas Anto!
    Kereeeen…:-)

    Buku “Born To Be A Champion” di Gramedia harganya Rp 29.000,- saja mas…
    Jika di Gramedia sudah habis, bisa langsung pesan ke saya, nanti dapat diskon spesial (promosi nich, hehehe…)

    Terima kasih kawan.
    Sukses selalu untuk anda!

  15. mas agus usianya berapa??saya baru baca halaman pertama,,efektif nggak kalo saya tidak fokus pada satu buku dalam sehari..ada tiga buku yang saya kejar dan target selesai hampir bersamaan..

  16. mas, kalo saya tu sangat doyan bicara pada suatu forum/meeting pkrjaan. Tapi di lingkungan rmah sdri saya sgt kuper, malu, kurang pede. Bahkan ada yang branggapan kalo saya tu kaya ga butuh ttangga. Coz tiap harinya cma drmah n di tmpat krja z. Gimana donk solusinya?

  17. mas, kalau aku itu orangnya doyan ngomong dalam suatu forum atau meeting. Tapi kalau lingkungan dirumah sendiri aku itu orangnya kuper banget, dan pemalu. Saking kupernya, dalam 3 tahun terakhir ini aku cuma main 2 kali. Malah ada yang menganggap aku itu kaya orang yang ga butuh tetangga. Aku termasuk orang yang berkepribadian melankolis. Mohon sarannya..

    • menyimak dari pernyataannya, anda bukan pemalu cm malas bergaul, biasanya orang yg pemalu dimana aja pasti pendiam dan sulit bergaul boro2 berani bicara didpn publik melihat lawan bicranya saja pasti sulit bicara. (mudah2an anda bicara jujur).

  18. Rasanya memang bikin iri kalau lg ngumpul entah diobrolan sntai atau forum resmi ada tmn yg pndai membawa suwasana dlm bcranya wlpun ntah iya ntah tdk nmun tmn2 yg mampu brkmunikasi dgn baik tsb bnyk brpengaruh dlm khdpan org maupun krja. Yg sering aq jmpai tmn yg pny bkt alam kyk gini biasanya dari luar jawa kbnyakan sumatra utara maka itu gk da slhnya bnyk brgaul sm mrka n tntunya jgn maen game mlulu tp prkaya wawasan dgn mmbaca, mendengar, melihat isu2 sosial, lingkungan, iptek bahkan gosip selebritis biar gk kuper. Jgn pula bnyk2 mainin hp krn gk bkalan bkin lncar bcra tp cm lncar ngetik dan mungkin akan dibilang org kena autis. Ingat bicara itu mungkin hal yang biasa namun hasilnya bisa luar biasa.

  19. Ass, bagaimana caranya..,menjadi…orang..yg berpengaruh..didalam..suatu..organisasi..terimakasih

    by Iswan Antig

    • Dengan aktif memberikan masukan, pandangan dan action memajukan organisasi. Menjadi pengambil keputusan…

  20. bagus sekali motivasi bagaimana caranya supaya orang yang pendiam bisa jadi sering berbicara??

  21. Ass. Kenalkan saya Rifai Bang! Melihat realita saat ini banyak generasi muda yang kurang mampu berbicara didepan umum, padahal semua itu bisa dikembangkan asal ada media yang mewadahi. Saya termasuk orang yang senang memberi motivasi yang positif untuk teman-teman, saya berencana membuat kelas PUBLIC SPEAKING untuk temen-temen sekolah SMP maupun SMA. Apakah abang punya SARAN atau Solusi untuk merealisasikan gagasan ini! Jazakallah Bang

    • Terima kasih atas sharingnya…
      Gagasan Anda baik sekali, segera saja direalisasikan. Boleh tahu mas Ahmad di kota mana?

  22. setelah saya baca artikel diatas, ternyata sangat mudah sekali cara agar bisa berbicara di depan public. tapi mz Agus kalau boleh saya angkat bicara, cara seperti itu masih membutuhkan waktu yang “LAMA BANGET” bagi mereka yang masih mau belajar!
    nah.. coba mz… beri satu cara lagi yang lebih hebat dan lebih cepat untuk untuk mengatasi masalah tersebut..!! syukuron mz…

    Syaiful Rahman
    Jambu Jenteng

    • Hanya satu cara Mas: PRAKTIK!

      Teori dan kiat-kiat tidak akan ada gunanya jika tidak dipraktikan. Jika yang menjadi ketakutan Anda adalah berbicara di depan umum maka lakukanlah apa yang Anda takutkan tersebut; mungkin bisa dengan cara mengemukakan pendapat di acara rapat, menjadi MC, berpidato, dan sebagainya.
      Langsung praktikkan…, dijamin hal yang ditakutkan tersebut tidak akan sampai membunuhmu, dan ketakutan itu menjadi tidak beralasan.

      Jadi harus segera PRAKTIK…!

  23. To maz arif yg baik

    Bgaimana memilih topik obrolan , . . . .utk tpe org yg kurng ska gosip ,krng ska ngmngin orang . . . .krng ska ngmngin kjadian ,bruk / baik yg org alami , . . . . . . .& bgaimana solusinya apbila memiliki krakter smcam tdi ?

    Trimaksih

    • Mas Arif… datanglah…
      Jawablah pertanyaan ini…

      Ini kusajikan kembang setaman untukmu,
      datanglah…

      Hehehe…

  24. Wah, trik yang dah disampaikan betul-betul bermanfaat bagi saya. kalo ada trik yang lain
    boleh disampaikan lagi donk.

    trimks banget.

  25. Saya pngen minta saran ni!
    gw orngnya bner2 pmalu, gw tinggal di rmah kake’ krna gw sdang bkerja. Dh 1 blan gw tinggl dsna, tp ssah skali untk bicara. Yg bsa gw lakuin cma bsa diam, bahkan untk sarapan saja msti disuruh. Sma sperti kalau sdang brtamu, slalu diem.
    Tipsnya gimana tch?

    • Terima kasih atas sharingnya…

      Cobalah anda mulai pembicaraan dengan kata-kata yang sederhana. Misalnya mengucapkan salam, menanyakan kakek atau nenek sedang apa, menawarkan bantuan untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah, dan mulailah tersenyum kepada mereka. Dengan senyuman manis anda, orang-orang di sekitar akan senang memulai komunikasi dengan anda. Jangan terlalu pendiam karena nanti anda bisa dikira “bisu”..:D

      Tetaplah semangat untuk bisa PeDe dan pandai berkomunikasi…
      Semoga bermanfaat!

  26. arigato gozaimatsu…
    Stelah saya bca article ini saya lngsung trmotivasi untuk blajar brbicara di dpn umum.
    Prtnyaan diatas sama prsis apa yg sya rasakan saat ini..dri smp sya sudh di ajari dri skolah utk brpidato di dpn tmn2 sya..smpai sya pun di request oleh gru agama sya utk ikut lomba pidato..smk ini sya ikut organisasi yg bgtu sring memecahkan msalah..

    Sya ingin skali bisa brbicara di dpn tmn2 sya..saat rapat, atau mngisi acra..tp sya msh blm brani..sya mnta saran bgaimana agar lebih bisa memanfaatkan sikon diskitar saya saat ini..
    Thnx b4

    • Beranikan diri. Anda harus mencobanya di saat kesempatan itu tiba. Jangan takut salah atau ditertawakan. Bicaralah, yang penting yang Anda katakan adalah kebaikan.

  27. TrimakasIh atas TipZ nya bg
    sya juga Orgnya Pemalu,,
    dn tdk pdean,,
    stelah mmbaja artikel kk agus sya jadi lebih bersemangat untuk
    bsa berbicara dngan pde terhadap siapa pun

  28. Terima kasih atas pencerahannya, tips ini sangat membantu bagi orang yang pemalu dan pendiam… Tapi ada pertanyaan dalam diri saya, terkadang saya sangat sulit sekali untuk memulai suatu pembicaraan dan saya tidak tahu harus memulai darimana dan harus berkata apa? Mohon pencerahannya.

    • Mulailah menyapa dengan mengucapkan salam. Jika responnya positif, lanjutkan dengan perbincangan sederhana, jika belum kenal bisa berkenalan. Jika sudah kenal bisa menanyakan kabar, kegiatan, dari mana, mau ke mana, dan lain-lain.

      Jangan lupa berikan senyuman dan keramahan Anda.
      Semoga jawaban ini bermanfaat…

  29. hy …..
    aQ boleh minta kiat2 biar aq bisa pd ngga!
    kalw aQ kumpul ama teman2 aQ kebanyakan diam, ngomong klaw ada pertanyaan yang maw d’jawab aja. sebenaerX aq pengen seperti mereka yang heboh, yg semangat, yg enjoy, yg ceria kalaw lagi ngumpul2. tapi aQ takut kalw nanti2X aq ngomong d’gubris ga’ yach ??, klw aQ pengen heboh mereka enjoy dengan gaya aQ ngga yach ???, aQ ga’ terlalu pd dengan gaya berteman Q, aQ ga’ maw malu2 lagi, karna biasaX kalaw ada teman ngumpul2 aQ pergi menyendiri atw masuk d’kamar sambil ngga taw buat apa.
    aQ minta bantuannya dong !!!!

  30. terikasi atas saran&masukanya

  31. asalamu’alaikum mas agus,

    SAYA MOHON-semohonya untuk MENJAWAB KOMENTAR SAYA INI..!

    SAYA MASIH DUDUK DI BANGKU SMK KELAS 1 ,UMUR SAYA 16 TAHUN, SAYA INI ORANGNYA PENDIAN SEJAK SD, SMP. NAH MASALAHNYA SEJAK AKU LULUS SMP DAN MASUK SMK, KETIKA BEBERAPA BULAN BELAJAR SEMAKIN LAMA AKU SEMAKIN TERTEKAN DENGAN PERGAULANYA YANG CUKUP MENYULITKAN. KRN AKU KUPER” SETIAP TMAN TMANKU NGUMPULL AKU SLALU DIAM MENYENDIRI. KRN TERLALU SERING MENYENDIRI ITU AKU MENJADI GAGAP BERBICARA DENGAN SIAPA PUN. MHON SOLUSINYA…

    • Wa’alaikumsalam Wr.Wb.

      M. Hasbi yang baik, menurut saya anda baik-baik saja. Hanya mungkin kurang merasa PeDe dalam pergaulan dan berkepribadian introvet (tertutup). Jangan pusingkan dengan kebiasaan tersebut, yang mungkin membuat diri anda merasa ada masalah. Namun sekarang, coba berdirilah di depan cermin. Tatap dalam-dalam mata dan diri anda. Maka munculkanlah bahwa anda ini makhluk yang unik, makhluk spesial ciptaan Alloh, yang tidak mungkin lahir ke dunia ini hanya untuk merasa gundah karena suka menyendiri.

      Mulai sekarang, cobalah ubah persepdi diri anda. Sadarilah bahwa anda layak dan pasti bisa bergaul di mana pun, dengan siapa pun, dan dalam keadaan apa pun. Rubahlah kebiasaan menyendiri dengan mencoba kesibukan yang melibatkan banyak orang. Misal di sekolah anda bisa ikut ekstrakurikuler Pramuka, basket, sepak bola, atau apa pun itu yang membuat anda mau tidak mau harus berinteraksi dengan orang lain. Perbanyaklah menyapa orang lain terlebih dahulu. Berilah senyummu pada dunia, maka dunia akan tersenyum padamu.

      Dalam forum rapat atau yang semacamnya, cobalah untuk memberikan pendapat. Jangan takut salah atau malu karena dipandang sebelah mata oleh teman lain. Yang penting anda coba berbicara di depan banyak orang, meski awalnya gagap dan grogi, yakinlah itu sebuah proses karena anda ingin menjadi komunikator yang baik. Pasti anda bisa!

      Ingatlah, tidak ada yang perlu ditakutkan dalam hidup ini selagi kita tidak melakukan hal yang dilarang Alloh, Tuhan Semesta Alam.

      Semoga jawaban ini bermanfaat.
      Don’t give up!!!

  32. Terima Kasih pa… atas postingan’e…
    sangat bermanfaat buat menambah rasa percaya diri saya…
    salam kenal..

    visit me at. http://www.agungjaenudin.blogspot.com

  33. terima ksh bg
    atas postingannya,
    membuat saya menjadi lebih bersemangat dan termotivasi untk merubah diri saya,
    menjadi orang yg pede dan tdk menjadi orng yg pendiam

  34. assalam..
    pak agus saya sekarang duduk di bangku kuliah,sdah smester tujuh,tp saya rasa saya blum pede,pendiam pemalu,takut salah.tapi sebernya saya pengen seperti teman2 saya yang pintar berbicara.yang saya takutkan itu saya tidak bisa menguraikan kata2 dengan takut di ketawain.

    minta sarabya donk supaya saya bisa pede pentar berbicara ngga pemalu.gimana yach

    • Cukup Anda jangan takut ditertawakan. Itu saja…
      Berbicaralah mengalir saja, jika teman anda ada yang tertawa bukankah Anda tidak akan mati? Justru harus senang bisa membuat teman lain tertawa. Setidaknya bisa mengurangi stres…:-)

  35. gmana cara memulai suatu pembicaraan kepada orang yang sudah kita kenal

  36. Assalamualaikum Mas Agus, mau nanya nih,mohon dijawab ya :) sebelumnya maaf kalo kepanjangan :D

    Sekarang saya sudah kuliah baru semester 1, umur saya 18. Saya mulai menjadi pendiam sejak masuk SMA, tepatnya ketika kelas 2. Dari TK sampai SMP alhamdulillah saya anaknya lumayan supel, dan karena alhamdulillah prestasi diatas rata2, teman saya jadi banyak meski ada yg cuma “teman kalo ada perlu” :D

    Awalnya saya memang memiliki sedikit rasa minder karena penampilan fisik saya, antara lain wajah yg tidak cantik, tubuh yg kecil tidak seperti gadis SMA seharusnya, dan gigi yg tidak rapih.

    Tapi hal ini tidak membuat saya menjadi pemalu dan menarik diri, saya tetap berinteraksi dengan tetangga walaupun tidak bermain bersama tiap sore lagi karna udah gede :p teman saya banyak, hubungan dengan teman sekelas diluar “geng” saya baik, dan saya cukup aktif dalam diskusi kelas, presentasi, bahkan berani daftar OSIS loh :D (tapi ga keterima, wkwkwk) serta ikut pelatihan olimpiade2 (dan ga terpilih juga, wkwkwk) tapi saya tetap semangat menjalani hari.

    Nah di kelas 2 ini, saya mendapat kelas berpredikat paling nakal. Anak2nya rata2 anak orang berada, cantik2 dan ganteng2, solidaritasnya kuat sih tapi entah kenapa saya kesannya seperti dikucilkan…
    Padahal saya gak berdiam diri loh, baik laki maupun perempuan saya ajak ngobrol, baik langsung maupun online

    Belakangan saya tahu alasan saya diperlakukan seperti itu:
    -saya dianggap sok alim dan sok pintar,karena saya dan teman2 dekat kebetulan semua berkerudung,dan kebetulan nilai kami diatas rata2.
    -saya dibilang pelit karena tidak meminjamkan PR (ya prakteknya mereka gak perlu saya kok berani minjam :D)
    -saya dibilang gak berguna, gak punya kemampuan bersosialisasi karena katanya saya lebih aktif di jejaring sosial daripada di dunia nyata (namanya lagi ketagihan FB :p)
    -dan alasan yg paling ga bisa saya terima,mereka ga mau berteman sama saya karena saya jelek dan saya seharusnya sadar.

    Sejak saat itu saya sendirinya mengurangi intensitas kontak dengan mereka,dan memilih fokus di pelajaran. Saya juga menuangkan hobi menulis saya,yg itupun lagi2 dikatai oleh mereka, bahwa saya ini cacat, tidak punya teman untuk berbagi sampai nulis2 di Facebook, padahal setahu saya dewasa ini itulah yg terjadi, dan bukan cuma saya yg melakukan.

    Setelah peristiwa itu Mas, entah sejak kapan dan bagaimana prosesnya, saya jadi selalu “cari aman” dimana2. Saya trauma kalo terlalu dekat sama orang. Saya masih mau menyapa duluan, tapi kalau soal mengobrol saya udah lupa caranya mas -_- kadang iri sama orang yg bisa ngomong gak berhenti2 sama teman2nya, pasalnya saya ini ga terlalu suka ngomongin orang atau apa2 yg ga bermanfaat gitu.

    Mohon bantuannya mas :)

    • Wa’alaikumsalam Wr.Wb.

      Gali dan pupuklah kembali kepercayaan diri Anda. Dan buanglah jauh-jauh konsep diri negatif yang ditanamkan teman-teman Anda tersebut.
      Anda bisa memilih, percaya pada keyakinan dan potensi Anda yang luar biasa atau percaya pada kata-kata dan anggapan negatif orang lain terhadap Anda… Jika pilihan yang kedua yang Anda ambil, maka sampai kapan pun Ranty tidak akan maju.

      Bangunlah kembali konsep diri Anda yang positif. Ambillah sugesti yang baik dari lingkungan dan orang-orang di sekitar Anda. Apa yang Anda percaya dan yakini dalam hidup ini itulah yang akan terjadi.

      Bangkit dan bergeraklah maju!

  37. mas saya punya masalah berkaita dg berbicara di depan kelas. setiap bicara saya merasa terbata-bata, sehingga konsentrasi jadi buyar. terkadang pertanyaan mudahpun terasa amat sulit untuk dijawab, saya merasa sangat bodoh dan merasa ditertawakan oleh audience, shg saya merasa aduh…mau pingsan mas. saya merasa konsep diri yag saya miliki terlalu lemah. sudah berulang kali saya meyakinkan diri bahwa “saya pasti bisa”, tp kok susah sekali y mas

    • Teruslah berlatih…
      Kita butuh jam terbang agar pandai dan ahli di suatu bidang. Jangan takut salah, karena tidak ada orang yang sempurna.

      Semua berawal dari tidak bisa menjadi bisa. Ingatlah masa kecil kita dahulu ketika belajar bicara, belajar berjalan, berlajar naik sepeda, dll.

  38. saya tu orgnya super pendiam, jarang bergaul dgn org, tkt dgn org, gagap berbicara , selain itu sya jg sering minder dgn penampilan sya (wajah saya). trus misalnya mw kenalan sy jg bingung mw ngmng apa. pernah saya tu saking ngroginya sampai2 saya nangis . gmna ya cara merubah kepribadian yg sperti ini mhon di balas . THX

    • Bacalah kembali uraian dan penjelasan di atas, saya yakin banyak hal positif yang bisa Anda ambil. Baca juga buku-buku pengembangan diri. Jangan terlena pada kekuarangan diri, tapi berfokuslah pada kelebihan diri Anda. Mungkin Anda belum menyadarinya, cari saja yang positif pada diri Anda.
      Keluarlah dari zona nyaman Anda, yakni dengan melatih diri melakukan hal-hal yang selama ini Anda takutkan.

      Teruslah mencoba!

  39. cara agar kita akrab dengan orang lain yaitu dengan cara “BERGAUL” semakin sering kita bergaul dengan orang semakin kita merasa PD(ini berdasarkan penelitian yg saya lakukan selama 2 tahun),semakin menyendiri orang tersebut semakin minder dia,dan semakin sering kita bergaul semakin percaya diri dia(TAPI INGAT,KITA HIDUP TIDAK HANYA UNTUK BERGAUL TETAPI YANG PALING PENTING SELALU BERIBADAH KEPADA ALLAH SWT,DAN BELAJAR,DAN BEKERJA,MEMANG BERGAUL ADALAH SEBAGIAN DARI KEBUTUHAN MANUSIA YANG CUKUP PENTING),
    Akan saya uraikan;kita tidak tahu akan masalah mental,karna mental berkaitan dengan roh,tpi dapat berubah dengan tindakan kita yang tepat dan bijak.
    orang2 kafir bilang robot hampir sama dengan manusia,tetapi itu semua salah,
    inilah perbedaan secara jelas antara manusia dengan robot canggih,
    PERBEDAAN
    *robot yang hancur lebur bisa aktif kembali dengan cara diperbaiki yaitu menambahkan suku cadang yang kurang sehingga robot dapat berfungsi kembali.Sedangkan
    *manusia yang sudah mati gara2 radang paru2,apakah dengan mengganti paru2 tersebut apakah manusia yang mati bisa hidup kembali?,ini hal yang mustahil,karna roh dalam tubuh manusia sudah dicabut oleh Allah SWT.dan tidak dapat hidup kembali manusia dengan cara apapun kecuali atas izin Allah SWT.jadi inilah perbedaan antara manusia dan robot canggih(manusia memiliki roh sedangkan robot canggih tidak memiliki roh)

  40. Assalamualaikum . . .
    Aku seorang perempuan berusia 15 thn.
    Aku itu orangnya pendiam dan sulit untuk bergaul. Karena itu aku hanya punya teman sedikit. Aku pikir cuma aku yg kaya gitu eh ternyata disini ada juga yang seperti aku. Aku sudah berusaha untuk menjadi orang yg tdk pendiam tapi susah. Saat lagi pada kumpul sama teman aku hanya mendengar dan menanggapi sebisaku. Karena aku bingung apa topik pembicaraan yg harus di utarakan, jadi aku hanya diam. Dan aku juga pribadi yg tertutup . Tolong beritahu bagaimana cara menjadi pribadi yg terbuka dan tidak pendiam , pandai bergaul dan disukai banyak teman?,
    mohon jawabannya

    • Sifat pendiam atau pandai bicara sebenarnya sama baiknya. Semua orang diciptakan oleh Alloh SWT sudah dibekali dengan keunikan masing-masing. Yang penting kita bisa menemukan suatu bidang yang mana kita bisa berkarya yang banyak memberikan manfaat bagi orang lain.
      Jika ingin tidak pendiam, belajar dan bekerjalah di bidang yang menuntut kita banyak bicara. Cobalah menjadi guru misalnya, karena Aida masih remaja, cobalah jadi guru TPQ atau guru les bagi adik-adik yang lebih muda. Jika ingin tambah pandai bicara, jadilah penyiar radio… Bergaullah dengan sebanyak mungkin orang lain yang bisa membawa kita ke arah yang lebih baik. Jangan bergaul dengan teman yang bisa menjerumuskan kita ke jurang maksiat dan dosa.
      Temukan sesuatu yang bisa membuat anda bersemangat dalam menempuh hidup ini!

      Salam sukses!

  41. Tp bukankah menurut agama itu lebih baik diam daripada banyak bicara….???karena lidah itu tajam daripada sebuah pisau…….
    saya sendiri juga bingung pak, saya ini juga termasuk orang yang pendiam……tp kalau sudah kenal lama atau sudah akkrab saya sudah tidak terlalu canggung untuk bicara……dan saya itu orangnya susah menyesuaikan dengan suasana lingkungan yang baru….saya ingin menjadi orang yang pintar bicara tp bukan asal bicara…..sebelumnya trimakasih ya pak….

  42. Setelah sy baca artikel ini saya merasa termotivasi untuk lebih pd lagi.ternyata kurang pd itu timbul dari diri sendiri yang selalu dipelihara dalam diri ini sehingga kurang pergaulan ,karier macet dll.mulai hari ini,detik ini saya punya moto SAYA HARUS BISA…saya berjanji sy igin menjadi yg pintar bicara bergaul dengan cara latihan mengikuti organisasi dan yang lebih penting MENGHILANGKAN RASA TAKUT..trimakasih sy haturkan kepada artikel ini.karena baru kali ini dpt ilmu seperti ini.dan sy baru belajar facebook atas saran teman sehingga bisa mendapatkan artikel ini’

  43. assalamualaikum..mas agus,saya punya problem mengenai diri saya sendiri,saya tu orang nya pendiam jarang bicara kalau ada acara kumpul2 denaga teman saya… kalau ketemu orang dada ini berdegup kencang,tuk berbicara pun sulit sekali, saya sering sekali depresi dengan keadaan ini,saya minta solusinya mas agus,trimakasih

    • Wa’alaikumsalam.
      Mas Maman, coba anda perbanyak dzikir dan tadarus Al Qur`an.. Anda harus berlatih menata perasaan anda dan melatih dengan banyak bergaul di mana saja anda berada. Jika “keanehan” anda terus berlanjut, lebih baik konsultasi ke psikiater atau pakar masalah psikis.

  44. Maaf gan saya sedikit susah kalau masalah bicara apalagi didepan umum, seperti gini ajah setelah saya berbicara, dan mantap berdiri di depan ketika bicara itu terasa apa namanya seperti susah mengungkapkan apa yang akan dibicarakannya itu selain tidak pe_DE saya merasa minder dengan hal itu,.. saya minta pendapat gan tentang hal itu .. .. .. HEE HEE

  45. kadang aku gx mengrti dgn apa yg aku bicarakan, di otak udah terkonsep tapi pas aku utarakan dengan ucapan kyak.a jd beda gt mas… yg akhr.a orang lain jd gx ngerti jg apa yg aku omongin

  46. Malam gan.
    Ane ne jd pndiam sejak msuk SMA, wktu sd n smp malah ane org pembuat lelucon. Ane jg jarang ngmong dgn tman” ane, apa lg wktu digoda ama tman cwek d klz (ane langsung diam sribu langkah). Ane gk tw knapa ane jd pndiam gini, ane pengen brubah tpi susah. Gmana ia biar ane gk pndiam gini ?
    Thanks

  47. senang menemukan tulisan saudara hari ini, dengan adanya tulisan ini saya terinspirasi untuk berubah seperti kiat berbicara di depan publik/umum di forum dan tempat lain/orang banyak lainnya. sementara ini sengaja saya beranikan menjawab/berkomentar tentang tulisan saudara tujuan tidak lain membiasakan/memberanikan diri untuk pede sperti yang saudara sampaikan melalui tulisan di atas, dan saya hari ini sangat bersyukur karna menemukan tulisan saudara yang bisa mendorong keberanian saya hari ini, smoga hal ini mendapatkan imbalan dari sang-khalid. amin yarabal-alamin.
    demikian disini saya juga berlatih menulis apakah tulisan ini cukup bagus, atau kurang bagus saya tidak tahu tentu saudaralah yang menilainya, dengan kesempatan saudara yang diberikan berkomentar ini sanagat sangat berterima kasih yg tak terhingga kpd saudara, wassalam..:)

    • Terima kasih atas apresiasinya…
      Segala sesuatu perlu dicoba, dilatih, dan dilakukan berulang-ulang agar menjadi sebuah kebiasaan.
      Jika sudah terbiasa, hal yang semula kita anggap sulit pun akan terasa mudah.

      Semoga rekan-rekan pembaca tetap bersemangat!

  48. trima kasih atas sarannya, akan saya usahakan , semoga pengetahuan bapak di tambah

  49. xiexie…

  50. saya ingin merubah sifat ku yang pendiam dan susah bergaul.bagaimana caranya ya..?mohon jawabannya.

    • Kiat-kiat di atas semoga bisa dipraktikkan dulu Mas Basri…
      Baca juga masukan-masukan dari comment yang ada, semoga bisa membantu Anda.
      Sebagaimana saran dan pendapat sahabat-sahabat di atas, kuncinya adalah “berani mencoba” atau “praktik langsung”…

      Terima kasih.

  51. Saya akan mencoba saran2 ini, tpi pingin mendi yang lebih cepat dalam melakukan hal ini, bgai mana, ?

  52. ass,,yth bpk agus..saya terknal pendiam,pemalu,g pandai bergaul,,gara2 mengetahui karakter saya yg asli,calon istri saya jd sering komplain&mrh2 krna dwktu berkomunikasi,saya hnya jd pendengar,sdkit berbicara,sedangkn dia orngnya pandai berbicara dan ingin gntian menjadi pendengar,,saya khawatir klo saya g mrubah diri saya,,hubungn saya akn jd hncur krn komunikasi adalh hal yg paling utama,saya juga tau bhwa sbnarnya dlm hatinya ada rasa menyesal,kecewa jalan dgn orang seperti saya,mohon balasan&solusinya,mksh

    • Mas Abie yang luar biasa…
      Saya yakin Anda adalah pribadi yang luar biasa, dan pasti bisa berusaha mengubah sifat pendiam Anda, terutama saat berkomunikasi dengan calon istri tercinta.
      Coba ungkapkan apa yang ada di pikiran Anda, ceritakan hal-hal atau pengalaman berkesan yang pernah Anda alami, meski awalnya kaku nanti lama-lama juga terbiasa juga dan Anda jadi lebih bisa berkomunikasi dua arah.
      Mengubah sifat pendiam/pemalu/minder itu seperti mengubah kebiasaan makan dengan tangan kanan menjadi dengan tangan kiri.
      Harus dilatih, dicoba, dibiasakan… jika sudah terbiasa pasti Anda akan lebih mudah bergaul dan vokal.

      • makasih bnyk atas motivasinya,,sukses sllu untuk bpk agus

  53. saya boleh tanya?
    TAPI,TOLONG DI JAWAB YAH..!!
    bagaimana sih cara mengatasi orang yang benar2 pemalu seperti saya di depan orang2 yang baru saya kenal?dan bagaimna caranya supaya saya menjadi seorang yang kuat,dan percaya diri dengan apa yang saya yakini.
    jujur,saya ini seorang yang sangat pemalu)dan bagaimna menjadi orang yang tidak berprasangka tentang berbagai komentar tentang saya nantinya…..

    • Kuncinya adalah action, Mba’ Indah…
      Mulailah pembicaraan dengan sapaan ringan, basa-basi, atau salam dan senyum yang ramah.
      Malu itu perlu, tapi minder itu tidak baik. Kalau orang tidak punya malu, bisa berabeh dia.. tapi kalau minder, mau berbuat atau berkata apa saja takut.
      Lawanlah minder dan takut itu dengan melakukan hal yang Anda takutkan.
      Misal: Anda takut menyapa orang yang baru Anda kenal, maka sapalah dia lebih dulu. Dijamin orang itu tidak akan menggigit.. :-)
      Artinya, apa yang Anda takutkan atau “malu”-kan tidak akan membahayakan diri Anda. Itu hanya persepsi Anda saja, bukan fakta yang harus ditakuti.
      Just do it!
      Demikian, semoga bermanfaat.

  54. salam pak agus

    saya ini orangnya pendiam, pemalu, tdk pandai brbicara trus saya klau diajak ngobrol sma tmen atau ada presentasi saat berbicara tu pasti sya grogi trus kluar kringat banyak, tolong pak agus pencerahannya saya malu pada diri saya sendiri

    pencerahannya pak agus, trimakasih :)

    • Banyak orang yang pernah mengalami apa yang Anda alami, Mas Rahmat…
      Saya juga pernah. :-)
      Namun, setelah dibiasakan maka keringat dingin itu tidak akan keluar lagi. Jika Anda sering melakukannya maka alam bawah sadar Anda akan menganggap itu hal yang biasa dan tidak membahayakan keselamatan Anda sehingga tidak ada efek seperti keluar keringat dingin.
      Jadi kuncinya: dibiasakan Mas… tambah jam terbang untuk berbicara, khususnya di depan orang banyak. Lama-lama Anda pasti terbiasa dan tidak malu lagi.
      Semoga bermanfaat.

  55. terimakasih postingannya Mas/Pak Agus, akan saya coba tips dan triknya mudah2n saya bisa menjadi pinter berbicara dan tidak pemalu lagi, tapi saya mau tanya satu hal lagi, gimana caranya membawa kita tetap dengan rasa PD saat kita kebetulan kena marah atasan sebab kita memang melakukan kesalahan,karena biasanya saya kalo habis kena situasi yang demikian pasti rasa PD yang tadinya udah ada terus mendadak jadi hilang.trim’s

    • Ambil positifnya bahwa kemarahan atasan tersebut agar Anda lebih baik dalam bekerja. Jadikan itu sebagai pemicu semangat untuk meningkatkan prestasi kerja dan optimalisasi potensi diri. Dengan demikian rasa PD Anda tetap kokoh.
      Hilangkan pikiran negatif yang membuat Anda kehilangan semangat dan percaya diri, karena pikiran negatif tersebut datangnya dari diri Anda sendiri, yakni dari persepsi Anda yang keliru.

      Jadi, tetaplah berpikir positif, ambil hikmah dan tetap semangat!

  56. wawww…
    artikelnya sangat memotivasi sekali…
    tks mas agus..
    salam kenal
    rudi.

    http://www.komandan24.wordpress.com

  57. Salam knl y pak, buat shbt” ku yg komen ,
    oia saya bleh ntk no hp si komen gk pak.

  58. Salam kenal kembali buat Mas Erdistra dan sahabat pembaca yang lain…

    Untuk nomor hp tidak disyaratkan dicantumkan pada saat memberi komentar, jadi saya tidak memiliki data nomor hp para komentator.

    Terima kasih.

  59. tolongin aku doong,,aku dah sering pndah tempat kos,,tapi ko ga bisa kenal ya ma tetangga tetanggaku,,aku ga bisa bergaul

  60. Keren mas!
    Ayo kita semangatt membangun Indonesia!

  61. faktor tidak pede juga bisa disebabkan oleh didikan orang tua yang selalu menyudutkan anak di saat dia mlakukan kesalahan ataw bhkan menghukum sang anak cara inilah yg mematikan sifat pede lama kelamaan sang anak menganggap dirinya tidak mampu di segala bidang.jadi bagi kamu yg mempunyai anak dan tidak ingin masa depan anak anda di hantui oleh rasa takut ataw kurang pede biarkanlah anak anda melakukan apa yg dia mau.apabila yg ia lakukan itu salah jangan di marah atau di hukukm malah sharusnya anda mendukungnya baru setelah itu andA menyarankan kepada anak anda yg sebenarnya atau seharusnya hal yg benar tersebut.dengan demikian sang anak tidak merasa takut untuk terus mencoba hal yg baru.inilah pendapat saya tentang masalah kurang pede.knapa saya memilh faktor ketidak pedean juga bisa disebabkan oleh didikan orang tua karna sifat manusia terbentuk di saat ia masih anak2.mendidik anak ibaratkan menyiram tanaman bila kita trlalu banyak menyiramkn air maka tanaman itu akan layu dan apabila tidak qta siram maka tanaman tersebut akan mati kekeringan.CERITA SAYA INI ADALAH KISAH NYATA YG SAYA ALAMI SENDIRI.saya ingin menambahkan satu lagi kata orang kesuksesan berawal dari kegagalan.jadi biarknlah anak anda melakukan apa yg ia mau walaupun itu salah karna itulah awal dari keberhasilannya tugas qta sbagai orang tua adalah memberitahukan atau menasehati saja tentang yg benar dan yg salah TANPA EMOSI DAN KEKERASAN.berat juga kan menjadi orang tua yg baik dan bijak.

  62. sebelumnya saya minta maaf karna ingin memperbaiki komentar dari RINDU SIAHAAN emang bener sih kurang pede itu di timbulkan oleh kita sendiri tapi anda sadar bahwa sifat itu timbul secara langsung tanpa adanya SEBAB DAN AKIBAT di kehidupan anda.itulah yang membuat buah durian jatuh dari pohonnya karna buah itu sudah matang dan apabila buah durian itu sudah matang maka ukuran dan beratnya sudah mengalami perubahan.eits ga aci gondok yaaa ini cuma pendapat dari saya.

  63. ada bbrp pertanyaan yg saya tanyakan:
    1.pengen ngobrol sama org lain / bicara dpn umum tp sewaktu action pikiran blank bingung mw ngomong apa, bnr2 tdk ada topik. cara mengatasinya bgmn?
    2.ada jasa hipnotis utk merubah menjadi lebih pede, pandai bergaul, pandai berbicara, apakah sebaiknya saya ambil?

  64. trkadang bicara di depan umum susah,,tp trkadang menyenangkan,,tp trasa kaku,,,apalagi yg di depan kita itu orang2 pinter,,,lebih dari kita,,,
    berbicara dengn orang2 yg kita hormati itu juga susah,,pakewoh,,ngobrol panjang lebar dengan teman,,atw org yg dihormati,,,itu juga susah,,lbh suka yg singkat2,,dan satu arah,,gmn cara mengatasinya..??? mohon di jawab…

  65. maz agus, sya ini pede aja kalo berbicara di depan publik,,, tpi yang jdi msalah saya adalah saya sering tidak tahu apa yang ingin sya bicarakan, sering tdak muncul ide dipikiran sya. ketika disuruh memberi pendapat, saya jga sering bingung mau ngasih pendapat apa, sring tdak terpikirkan dlam benak syaa. trus ketika dosen ngasih kseptan bertanya, sya jga pingin sekali bertanya, namun sya jga tdak tahu apa yang mau ditanyakan,.
    sya minta solusinya maz,,
    trimakasih,,,

    • Sdr. Takeshi, Zulie Zivara, dan Naza yang luar biasa…
      Sebelumnya mohon maaf baru sempat memberikan respon pertanyaan dari Anda bertiga.

      Saran saya adalah:
      Segera dapatkan dan baca buku terbaru saya berjudul BANGKIT, MAJU, DAN RAIH MIMPI di toko buku Gramedia terdekat di kota Anda.

      Insya Allah kiat-kiat, motivasi, dan inspirasi istimewa sudah saya jabarkan panjang lebar dalam buku terbitan Elex Media Komputindo tersebut. Beredar mulai 6 Maret 2013.

      Terima kasih :-)

  66. ak dikampus lumayan pede, sama temen2 juga pd. Tapi pede ku ini emg mulainya baru waktu kuliah. Soalnya ak emg bertekat bgt untuk nggak jadi pendiam. Nah masalahnya dilingkungan rumah itu image ku udah pendiam bgt, klo tiba2 jadi easy going gitu rasanya ad yg aneh mas, tolong diberi solusi ya biar dilingkungan rumah juga pd

  67. hi saya cowok 16 tahun,,,aku orgnya agak kuper mungkin karena aku jarang kumpul ama kawan2 sebaya ku. aku lebih bnyk habiskan waktu buat ngegame,ya wlaupun aku sadar bahwa game itu membuat aku jadi kuper…pernah berhenti ngegame,tp sehari”nya saya malah bnyk d rumah karena saya gk punya tujuan buat nongkrong…pd akhirnya saya jga merasa hal yg saya lakukan ttp aja 0…hingga kini aku pasrah mw org tu dekat atau gk klo org tu dkt aku ladeni klo gk ya sudah,,,,sialnya kini saya merasa di anggap sombong ama org lain,,,tolong bantu ya?

  68. asalamuaikum..:-)
    slm pak agus. saya umi seorang mahasisiwi sbntr lagi sy mw ujian pendadaran. kelemahan pd dr sy orgx tipe pendiam/krg pandai berbicara,pemalu, cr brpkir jg lambat kl di tx apa sy bingung, hal yg membuat sy takut dn G PD, krn krg pandai berbicara atw krg wawasan :-).. gimana carax spy cpt pandai bebrbicara.apalagi sy mw presentasi sm dosen.. pak tlg kse saran atau solusi yang jelas.. biar sy paham..?
    trm ksh….

    • Wa’alaikumsalam WrWb.

      Untuk Mas Bejo, Mas Fajar, dan Mba Umi… Kuncinya lakukan saja seperti air mengalir. Tidak perlu ada perasaan waswas atau prasangka buruk lainnya. Santai saja, dibawa enjoy saja… :-)

      Khusus untuk Mba Umi, kuasai topik dan materi presentasi Anda secara matang. Jika ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab, tetaplah tenang dan rileks sambil mencari jawaban yang terbaik yang bisa Anda kemukakan. Jangan lupa berdo’alah, mohon petunjuk dan pertolongan Alloh SWT agar semuanya berjalan lancar.

      Semoga Anda semua sukses dan pede selalu…!

  69. sukses aku suka ini < sekses selalu (y)

  70. kalau ada keyakinan pasti ada jalan, berusaha…!!!!

  71. Assalamualaikum

  72. Assalamualaikum..

    Sbelum nya sya sdh baca berikut coment2 ny dn jwbnnya jg.sgt bgus skali

    tp sya mw tanya apakah sifat2 tdk bsa bcra atw pndiam itu bsa dr turunan. Klo bgtu gmna cara mrubahnya apa ada tips khusus laiinya ?

    Pasalnya mamaku ngga prnh brgaul atw ngbrol2 sma ttangga,klo bcara itupun jka ditanya . Ayahku jg ,aku ngga prnh komunikasi sdikit pun mskipun stu rmh.dlm stu kluarga pn tdk prnh qt komunikasi trbuka

    Dan skrg sya bkrja di bag purchasing dn knal dg brbagai supplieur dan org byk trmasuk rekan krja,atasan,dsb mw tdk mw sya hrus bsa komunikasi dgn lancar . Stlh sya baca2 trnyta kuncinya praktik .. Dan sya sdh tyap hari ,sya slu telf supplieur krn pkrjaan tp sya slu bingung bgaimana bcaranya dn harus dimulai dr apa , spya mrk ngerti mksd sya.dn sya pun tdk tw knapa sya ada di bag itu sdangkn sya org ny pendiem dan pasif dlm bcra. Apa lagi bwt ng push org , smpai brg2 yg mw ekspor blm pd dtg. Sya sdari sya blum spnuh nya bisa, dn sya ingn blajar dgn mlihat cara rekan2 sepekerjaan mlakukan komunikasi dg supplieur sampai2 ada yg brtmn akrab. Tapi sya tetap saja susah, pdhal sya dlu di sklh ikut organisasi osis dan rohis jga, dn sya sdh sring brbicara d dpan klas dgn brkeliling ke kls2 untk smbangan atw apa saja. Dn stlh ikut organisasi itu alhamdulilah sya ada peningkatan bsa bcra dpan umum tapi sya pnya mslh lain jika brbicara untuk mnjelaskn suatu hal, org lain ska tdk mngerti apa yg sya mksud ,jadi sya jrang lg untk berbicara ,dn jka sya mncba bcra trkadang tmn sya ska trtwa jka sya bcara katanya lucu . Duuh apa ada yg slh dgn cra bcra ku. Tolong gmna cranya untuk mnghilangkan kebingungan ktka bcra
    Dan cara agar org lain ngerti maksud aku ? Dan smoga juga mas agus ngrti maksud prtanyaan saya # mf trlalu pnjang

    • Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

      Semoga Mba’ Icha berkenan mampir ke sini lagi untuk membaca jawaban saya. :D

      Yang pertama tentang sifat pendiam itu apakah karena keturunan? Setahu saya bukan. Dari apa yang Anda ceritakan dalam keluarga Anda itu adalah karena faktor lingkungan / kebiasaan. Kedua orang tua Anda cenderung pendiam, sehingga secara sadar atau tidak sadar Anda meniru perilaku mereka dalam cara berkomunikasi, sehingga membentuk diri Anda menjadi apa yang disebut orang sebagai pendiam.

      Yang kedua tentang bagaimana supaya apa yang
      Anda sampaikan di depan umum mudah dipahami.
      Caranya mungkin bisa sebagai berikut :
      1. Pastikan Anda tahu dan paham apa yang akan Anda sampaikan.
      2. Kalau memang Anda susah merangkai kata-kata yang mudah dipahami orang lain, ungkapkan terlebih dahulu maksud Anda dalam bentuk tulisan atau catatlah apa yang ingin Anda sampaikan, lalu bacakan atau hafalkan bila perlu.
      3. Buatlah catatan singkat atau poin-poin penting yang hendak Anda sampaikan, jelaskan tiap poin sambil sesekali melihat catatan.
      4. Jika Anda sudah percaya diri, menguasai materi dan perhatian audience, pasti Anda bisa menyampaikan maksud Anda secara mengalir dan menyenangkan. Sampaikan dengan tenang, runtun, dan bahasa yang sederhana.

      Semoga bermanfaat.

  73. Ini sangat bermanfaat, insyaALLAH saya akan mencoba!!!!!!!!!

  74. masukan bnget artikelnya bikin gua trmotivasi, gua sndri orgnya susah bnget untuk bergaul sm org lain lbih suka mnyendiri, kurang PD dng diri sndri, mdh2n dng gua baca artikel ini bisa merubah mindset yg slma ini kaku….

  75. asslmkm pak.. saya seorang yg pendiam, saya pendiam dan pemalu sejak kecil, dan skrg saya sudah kuliah semester 7, jurusan keguruan, saya mengalami kesulitan di tempat saya praktek mengajar, saya sulit berinteraksi, apa yg saya bicarakan terkadang membuat orang tidak mengerti, saya capek dengan kondisi yang pendiam ini, murid saya mengatakan saya bahwa saya adalah guru yang pendiam, saya punya teman cuma itu2 saja, saya sangat sulit mengubah karakter pendiam ini pak, gak tau apa yang harus saya lakukan. tapi kalo sama teman dekat saya, saya paling cerewet. tapi saya ini guru,gak mungkin saya pendiam terus, saya mhon tipsnya, apa yg harus saya lakukan. trims, saya boleh minta no bpk

    • Resepnya sepertinya sederhana.. :)

      Anggaplah murid-murid Anda sebagai (seolah-olah) teman dekat Anda, sebagaimana seperti pengakuan Anda bahwa kalau di depan teman dekat, Anda bukanlah orang pendiam seperti penilaian Anda terhadap diri sendiri. Anda tiba-tiba cerewet…

      Ubahlah mindset Anda di depan kelas: Anda bukan sedang berhadapan dengan orang-orang asing yang memandang Anda sebelah mata, tapi anggaplah Anda sedang berada di depan teman-teman dekat Anda yang semuanya memperhatikan dan membuat Anda cerewet, hingga mereka lupa tombol “off” Anda ada di mana. :D

      Dekati mereka, mengajarlah dengan tulus, bahaslah topik-topik sederhana yang terjadi di kehidupan sehari-hari untuk menyisipkan doktrin akhlakul karimah, jangan terpaku pada buku teks pelajaran, sesekali bercandalah dan berhumor ria.
      Anda adalah guru bagi mereka, akan ada hal-hal yang Anda ajarkan yang membekas dalam benak mereka. Seperti dikisahkan dalam novel best seller, “Laskar Pelangi”, beberapa guru menginspirasi muridnya hingga sampai di ujung dunia mengejar mimpi.

      Bangkitkanlah mimpi murid-murid Anda hingga setinggi langit. Tirulah bagaimana guru-guru dahsyat mengajar hadirin di hadapannya, seperti Ustadz Yusuf Mansur, Aa Gym, Mario Teguh, dan lain-lain.

      Anda pasti bisa!

  76. senang bsa membasa tlisan yng dapat memotivasi.. Smga mitivasi trus ada smpai bsa trealisasikan. Tak knal maka tak sayang.. Mungkin agar bsa brkomuniksa dngan baik ya kita hrus memulai prknalan dlu dngan prtanyaan yng swajarnya. Yng sering sya alami kalau sya brbicara ditempat umum dihdapan audies lidah ini cepet bnget brucap. Ga apa2 kalau dimengrti tpi ini nggak katanya. Syapun mncoba plan dan jelas dalam brbicara. Bgaimana solusinya? Mksh

  77. Tulung agung. Trm ksh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 65 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: