Oleh: Agus Riyanto | 29 Oktober 2008

CARA PRAKTIS DAN EFEKTIF MENENANGKAN DIRI

Oleh: Arif Ismanto, S.Kel*

[Sebuah jawaban atas pertanyaan sahabat]

Ketenangan adalah impian setiap orang. Tidak kaya, tidak miskin, tidak pejabat, tidak buruh; semua menginginkan sebuah ketenangan. Bagaimana tidak, seorang rela mengeluarkan uang banyak demi perasaannya yang gundah untuk bisa tenang. Orang rela pergi jauh dari suatu tempat ke tempat lain yang jaraknya ratusan kilometer untuk membuat diri rileks dan bahagia, dan akhirnya tenang juga. Kadang perasaan tidak karuan merasa dag dig dug der, jangan-jangan, jangan-jangan… Banyak sekali jangan jangan. Perasaan was-was selalu menghantui.

Ketenangan, di mana sebenarnya? Apakah di kantor? Apakah di gunung? Apakah di pantai? Apakah di pasar? Apakah di masjid? Apakah di gereja? Apakah di gua? Banyak kemungkinan jawaban kalau diteruskan. Namun yang jelas ketenangan didapat dan hanya dirasakan oleh manusia yang pernah merasakannya sendiri. Sebuah perasaan damai dan rileks. Perasaan cukup, perasaan aman tidak was-was dengan segala hal negatif yang belum terjadi.

Indikasi ketenangan adalah terlihatnya pancaran keramahan dan ketidak gugupan dalam bertindak. Rasio akal selalu dipergunakan sebelum mengambil keputusan. Tenang dan tenang. Seberat apapun masalah dihadapi dengan tenang dan perasaan PD.

Bagaimana mencari ketenangan? Doktor Norman V. Peale (1996) dalam bukunya, Berpikir Positif, mengatakan bahwa doa adalah kekuatan terbesar dalam memecahkan masalah pribadi seseorang. Ada kekuatan dahsyat yang terkandung dalam sebuah doa. Mungkin bagi orang yang belum pernah mencoba kedahsyatan doa boleh mencoba mempraktekkan nasihat ini. Kalau perasaan tidak tenang coba kembalikan semuanya kepada Tuhan semesta alam. Mencoba selaras dengan alam. Mengikuti air mengalir. Pasrahkan dan adukan segala hal yang ada. Perasaan amburadul dan seabreg perasaan tak menentu lainnya. Serahkan seratus persen pada Sang Pencipta. Rasakan bahwa diri ini tidak berdaya apapun dan lemah tak memiliki kekuatan. Biarkan Alam  yang menyelesaikan. Tanpa ba..bi..bu, bagaimana nanti, bagaimana nanti… serahkan segalanya. Karena alam memiliki kekuatan dahsat yang tidak dikira sebelumnya.

Selain itu, coba pula kebiasaan dari Dale Carnigie, tokoh kenamaan Amerika yang biasa ke gereja ketika keadaan lagi super sibuk. Ini karena dia benar-benar ingin mengendalikan waktu, bukan dikendalikan oleh waktu. Dia menghabiskan waktu sekitar seperempat jam untuk menenangkan diri dari rutinitas yang terus menyita waktunya.

Bagaimana seorang Carnegie yang seorang pengusaha terkenal dan kaya malah akan segera pergi ke tempat yang tenang seperti di gereja untuk menenangkan diri di saat pekerjaanya sangat menumpuk? Bandingkan dengan kebiasaan kita termasuk penulis sendiri yang justru malah mengatakan “tanggung” kalau ada pekerjaan. Bukankah kita sering meninggalkan shalat ketika adzan memanggil dan lebih mementingkan pekerjaan dengan alasan “lagi tanggung?”

Sebagai seorang muslim (karena penulis muslim) sudah memiliki tokoh panutan yang luar biasa seperti Muhammad Saw. Karakter beliau adalah orang yang sangat efektif dan efisien dalam bekerja. Tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut beliau yang sia-sia. Semua bermakna. Beliau orang terkaya karena beliau tidak butuh apapun dari  dunia ini, bahkan dia berikan segalanya untuk orang yang meminta kepadanya. Beliaupun orang yang tenang. Terlihat dari setiap ada masalah diselesaikan dengan hati dan pikiran dingin. Dengan rasio pikiran dipertimbangkan masak-masak. Sehingga yang keluar dari setiap keputusannya adalah solusi dari setiap permasalahan. Luar biasa!!

Ajaran beliau terangkum dalam shalat. Shalat diajarkan untuk khusuk dan tenang untuk melepaskan dan menghilangkan segala permasalahan dunia. Lupakan sejenak dan pasrahkan segalanya pada Allah Sang Pencipta. Tuma’ninah… diam sejenak. Menghayati keheningan. Merasakan damai dan tenang… Rileks.

Jadi kesimpulannya adalah ketenangan bisa dirasakan oleh yang merasakannya sendiri. Mencoba selaras dengan alam, jujur pada diri sendiri, pasrahkan segalanya pada Allah, dan jeda sejenak dikala tugas menumpuk mungkin sebagai langkah kecil untuk mencoba meraih ketenangan.

Salam.

*Penulis adalah seorang pengagum keajaiban dan kedahsyatan otak manusia. Dengan menyenangi mind psikology, sebuah studi tentang psikologi pikiran manusia. Saat ini bekerja di sebuah lembaga keuangan dan memberikan sedikit ilmunya dengan memberikan pendidikan swadaya. Cita-cita beliau menjadi pengusaha sukses. Penulis dapat dihubungi melalui email: r1efi@plasa.com.


Tanggapan

  1. makasih untuk tulisanya, berguna banget mas. semoga Allah membalas dengan menuliskan nama mas dengan nilai baik.

  2. mas berpikir positif aj kli ya,biar tenang?

  3. Terkadang hti sulit kompromi jk sdg mghadapi situasi pelik. Ya Allah…bimbing htiq

  4. Alhamdulillah,, setelah membaca tulisan diblog mas ini, hati terasa lebih tentram, padahal sebelumnya sedang ada problem….Trims

  5. … Hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram…:-)

    Salam SDA!

  6. Makasih bnyak y mas, saya bnar2 dingatkan kmbali kpda sang Maha Pencipta sgalanya. Memang bnar kalo sgala prasaan gundah gulana, obatnya cman 1 mnurut saya. Yaitu sholat dan berdoa. Ya Allah betapa aku membutuhkan-MU

  7. ketenangan akan tercipta bukan karena dicari tetapi akan datang dg sendiri jika manusia tau akan hakikat jati diri manusia itu sendiri

  8. DENGAN SELALU MENGADU KEPADA {ALLAH} SANG PENCIPTA, KETENANGAN DAN KEBAHAGIAAN AKAN KITA RAIH….SEMUA YANG KITA DAPATKAN ITULAH YANG TERBAIK UNTUK KITA….

  9. terima kasih

  10. bener mas, gak ada sesuatu apaun yg bisa ngasih ketenangan selain Allah SWT” teruskan mas, terus berjuang

  11. apakah benar seperti itu mbak……..saya udah mencoba beberapa kali tapi tidak menemukan ketenagan yang amat sangat berarti itu…….

  12. Terima kasih support-nya kawan…

    Maju terus!!

  13. bagus banget artikelnya
    Intinya kita harus belajar arti melepaskan dan mengikhlaskan
    relakanlah dan hatimu akan teneng

  14. Artikelnya bagus…tapi Selain cara spritual adakah cara lain?

  15. saya ingin tenang mas

  16. Thanks ea om bwt artikelnya…. aku udh mulai nyoba berpikir positif dan akhirnya aku mulai bisa nenangin hati aku…. tenaaaaang bgt…

  17. Mungkin sedikit tambahan……memang manusia dapat menenangkan dirinya sendiri……..!!!! namun manusia juga dapat membuat dirinya merasa tidak tenang!!!
    manusia memiliki cara-cara tersendiri untuk menenangkan dirinya
    ada dengan meditasi, ada dengan pergi ke tempat ibadah, mendengarkan musik, pergi ke mall, dll.

    bagiku ketenangan dalam hidup adalah prioritas utamaku. ketenangan tidak dapat dibeli dengan uang, tetapi uang merupakan salah satu cara untuk kita mendapatkan ketenangan.

    jadi, apapun itu ketenangan dalam hidup merupakan hal yg sangat luar biasa bagiku…!!!

    thank’s before.

    • Ketenangan jiwa identik dengan kebahagiaan.
      Jiwa yang tenang (Nafs Muthma-innah) adalah jiwa yang sudah ma’rifat (mengenal) Tuhannya, yakni Allah SWT.

      Jiwa yang tenang pasti selalu bahagia dalam segala keadaan.
      Mari kita mencari ketenangan dengan terus mendekatkan diri pada Sang Pencipta!
      Dia-lah sumber segala kedamaian dan kebahagiaan…

  18. Berpokor positif adalah langkah pertama untk menuju ketenangan,,thank pak agus..aTAS bacaannya..

  19. ak setuju apa yang dikatakan mbak rindu… ngadu ma Allah obat yang paling mujarab, dibwa sahalat juga ampuh…

  20. Untuk mas” & mba” semuanya. .Terima kasih banyak m0tivasinya & khususx mas agus. .Sangat membantu tulisanya. .
    Karena saat ini saya lg berada dalam kegelisahan dan ketakutan yang sangat mengganggu hidup saya. .

  21. law emg btul aq pngn test deh mas

  22. , , thanks atas solusi yang diberikan . .

  23. rindu, saya mau mengomentari knapa hati selalu berfikir mungkinkah seseorang itu akan hadir dikehidupan ku??
    memang aku selalu merasakan itu ketika mengadu pada allah dan dapa ketenangan tapi kenapa itu selalu da???

  24. aslm, thanx y mas ats infonya. Sy sdg mncri cra agar bsa tenang. Sebab sy mrasa hdup ini brada dlm hal yg tak pasti, membsankan, dan tnpa ada ketenangan. Ya… Sy hrus bljar utk berserah diri kpaNya… Allah SWT

    • Wa’alaikumsalam.

      Terima kasih kembali atas kunjungannya.

  25. …quw sdah cukup merasa tenang sekarang….

  26. makasi bgt,
    dimana pun aku berada aku pasti akan ingat allh swt.
    aamiin . .

    doain ya mas, semoga aku bisa slalu tenang..

  27. Pertma saya ucapKan tx to Allah S.W.T. . .
    Cz msh Smpt di kasih khdupn Yg InDah dr sekRang
    N’ smg yang akan datang. yg pling penting Allh smpt memprtmukan dngan Tulisan Ms.Arif. . .

    ni ber makna banget ms. Tx YaWww,
    smg sllu Bnyak Slusi Yng Bermanfaat. . .
    AmIiiii. . . n

  28. ketengan diri tercipta bila kita pasra sepenuhnya kepeda alloh swt.

  29. 4WI sumber ktnangan. Sholat, brdo’a, berserah akn mendatangkan fkran positif dn kekuatn diri. 4WI maha adil dn maha tau, semoga qt lulus dalam ujian NYA.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori