Oleh: Agus Riyanto | 14 Oktober 2007

BELAJAR KEPRIBADIAN DARI LEBAH


 1127.jpg

Pada waktu kecil dulu, saya dan teman-teman suka main bersama. Suatu hari kami main ke lapangan bola sambil membawa ketapel untuk berburu burung. Di pinggir lapangan, ada beberapa pohon mahoni yang besar-besar. Sambil melihat-lihat siapa tahu ada burung yang sedang hinggap di dahan atau rantingnya, kami mengamati dengan seksama. Tak ada satu burung pun kami lihat, tapi mata saya menemukan sebuah benda bulat kecoklatan sebesar tempurung kelapa tergantung di sebuah ranting dan benda itu dikerumuni banyak lebah. Ya, tak salah lagi itu adalah sarang lebah penyengat yang tubuhnya coklat dengan ujung perut berwarna kuning. Tak lama kemudian saya memberitahu teman-teman, dan tanpa dikomando ketapel kami rame-rame menyerbu sarang lebah itu tanpa ampun.

Tanpa menunggu lama, beberapa batu kerikil peluru ketapel kami mengenai sasaran hingga hancur. Tak disangka-sangka, tiba-tiba puluhan lebah keluar dan terbang rendah mencari musuh yang telah merusak sarangnya. Beberapa teman lari terbirit-birit dikejar lebah yang sedang marah. Ada juga yang disengat hingga menangis. Sementara itu, seorang teman memberitahu agar saya dan yang lain tiarap untuk menghindari kejaran lebah-lebah tadi. Benar juga…, sambil tiarap di atas rumput, di atas kami menderu dengung lebah-lebah yang terbang ke sana – ke mari mencari dan menunggui kami. Setelah hampir satu jam, baru lebah-lebah itu terbang kembali ke pohon, dan akhirnya kami pun pulang dengan perasan takut masih membayangi.

Mengingat pengalaman di atas, trauma juga bila berhadapan dengan lebah. Pernah juga pipi dan tangan ini bengkak oleh sengatannya. Namun bila direnungkan, serangga yang satu ini memiliki beberapa tabiat/kepribadian yang patut kita contoh.

1. Makanan lebah adalah sari bunga

Dari dulu hingga sekarang, lebah selalu memakan sari bunga yang manis. Tak pernah keliru satu kali pun lebah memakan ampas kedelai atau meminum air comberan, walau saat itu tak ada makanan satu pun ia temui.

@ Hal ini memberikan kita inspirasi untuk selalu memakan makanan yang baik dan jelas kehalalannya. Halal baik substansinya, maupun cara mendapatkannya. Pastikan bahwa apa yang kita makan adalah makanan yang halal dan bergizi, (dan bergizi itu tidak harus mahal). Jadi, seorang koruptor yang makan dan menghidupi keluarga dari hasil korupsinya, tidakkah ia malu dengan seekor lebah??

2. Ke mana pun lebah hinggap, tak ada ranting yang patah

Tubuh lebah yang mungil, membuat ia leluasa terbang dan hinggap di mana pun tanpa merusak tempat ia berhenti. Sekecil apa pun sebuah ranting pohon, tak ada yang patah dihinggapi seekor lebah. Lebah tak pernah dapat masalah dan menjadi masalah di mana pun ia hinggap.

@ Hal ini memberikan kita inspirasi untuk dapat beradaptasi dengan baik di mana pun kita berada. Di mana pun kita tinggal, kita harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat yang ada. Seperti kata pepatah, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Sebisa mungkin kita menebar manfaat di mana pun kita berada.

3. Sekali terusik, lebah akan menyerang musuh tanpa ampun

Lebah bila tidak diusik atau disakiti, maka akan bersikap bersahabat dan tidak membahayakan siapa pun. Namun seperti cerita di atas, sekali lebah diusik tanpa salah, maka mereka akan mengejar musuhnya tanpa ampun. Walaupun kita sudah terjun ke sungai, tetap saja mereka menunggui kita. Sekali kepala kita muncul dari air, maka mereka akan serentak menyerang dan menyengat tanpa ampun.

@ Hal ini memberikan kita inspirasi untuk bersikap ksatria. Sekali harga diri kita dihina, dilecehkan, atau direndahkan, maka kita harus bangkit mengepalkan tangan membelanya. Apalagi bila harga diri atau kedaulatan bangsa dan negara kita yang jadi korban, maka kita wajib spontanitas membelanya, walau nyawa taruhannya.

4. Tiada yang dihasilkan lebah kecuali madu

Dari bahan yang berharga akan dihasilkan produk yang berharga pula. Begitu juga dengan lebah, tiada yang dihasilkannya kecuali madu. Madu lebah sangat manis dan mengandung manfaat yang sangat banyak untuk kesehatan dan pengobatan. Tidak pernah saya dengar ada lebah yang error dan keliru menghasilkan limbah. Karena kelebihan lebah yang dapat menghasilkan madu inilah, Tuhan sampai mengabadikannya dalam kitab suci.

@ Hal ini memberikan kita inspirasi untuk tidak menghasilkan sesuatu dalam hidup ini kecuali yang berharga dan penuh manfaat bagi orang banyak. Semua profesi menghasilkan suatu produk, baik barang maupun jasa. Bila kita sudah belajar dari lebah, maka tiadalah produk tersebut tersaji melainkan dengan kualitas yang terbaik dan penuh manfaat.

Dewasa ini, banyak produser film yang memproduksi film yang merusak moral. Banyak fotografer yang foto-fotonya meracuni pikiran orang yang melihatnya. Banyak juga website-website yang isinya menghancurkan moral, dan masih banyak lagi. Tidakkah mereka belajar kehidupan dari lebah??

Demikianlah sahabat yang budiman, semoga kita bisa belajar kepribadian dan filosofi hidup dari hewan bernama lebah tersebut, sehingga hidup kita menjadi lebih bermakna dan sukses pun akan semakin dekat dengan kita. Semakin hidup kita bermanfaat bagi sesama, semakin terasa indah hidup ini.

Selamat belajar!

About these ads

Responses

  1. Halo mas Agus, apa kabar. Dari sekian banyak artikel Anda, dan semuanya bagus-bagus, ini merupakan salah satu favorit saya. Anda dapat dengan gamblang memberikan sudut pandang yg benar-benar beda. Bahwa kita sebagai manusia perlu memetik berbagai hikmah, atau bahkan tidak perlu malu untuk belajar dari alam dan hewan2 disekita kita. Sebab, bisa saja perilaku kebaikan mereka bisa kita terapkan untuk membuat hidup kita lebih berkualitas lagi.

    Salam Sukses,
    Afra

  2. ass…..
    lam knal! ana senyum2 sendiri baca tulisan yang lgi dekejar2 lebah, lha lebah lgi enak2 kok diganggu! cba klo rumah kita diganggu, apa yg akan kta dilakukan? hehe!!! marah2 ya??? kemungkinan besar marah ya???? tapi pelajaran dari kisah tsb sngat bagus!!! trimss. sukses dunia akhirat!!!
    wass…..

  3. well…pelajaran yang bagus. Tapi apakah Anda tahu mengenai teori Einstein bahwa jika lebah punah maka manusia hanya dapat bertahan hidup selama 4 tahun saja?
    Kalo tau penjelasannya, bagi2 ya…
    =D

    • Saya ngak setuju dengan teori Einstein, karena pada diri manusia mempunyai unsur kehidupan yang berbeda dengan lebah. Lebah ditakdirkan sebagai mahkluk yang harus mengabdi kepada manusia sementara manusia diciptakan untuk mengabdi kepada Alloh. Manusia adalah mahkluk ciptakan terbaik dari Alloh dan dia mempunyai keunggulan dibandingkan dengan lebah, meskipun dari unsur hara bisa saja sama tapi dari sisi lain, otak dan kecerdasan berbeda.

  4. Wah, maaf saya belum tahu yang itu lho…

  5. Saya setuju dengan kehidupan lebah yang didesain oleh Alloh seperti yang Bapak tulis di article ini, Manusia yang mempunyai unsur taat dan berontak memang sangat sulit untuk mewujudkan model kehidupan lebah. Tetapi jika diniatkan, diusahakan saya yakin manusia bisa karena dia bisa mengalahkan unsur berontaknya.

  6. Assalammualaikum Wr. Wb.
    Salam Kenal Mas Agus.
    Saya sependapat dengan anda tentang filosofi lebah. Cuma saya mau menambahkan satu lagi kebaikan lebah yaitu “Bermanfaat bagi makhluk lainnya”, lebah termasuk salah satu binatang yang membantu penyerbukan pada tanaman sehingga terjadi pembuahan.
    @ Hal ini sesuai dengan sebuah Hadist “Sebaik-baik Manusia adalah Bermanfaat Bagi Manusia Lainnya”.
    Nah… berkaitan dengan hal tersebut saya mohon untuk di ijinkan memanfaatkan “sebagian” gambar lebah pada tulisan diatas untuk dijadikan sebagai logo Kelompok Tani yang saya bentuk.
    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih. Sukses buat anda dan sukses buat kita semua.
    Wassalam.

    • Wa’alaikumsalam Wr. Wb.

      Terima kasih tambahannya mas… Silahkan memanfaatkan gambar lebah tersebut, semoga kelompok tani yang anda bentuk bisa maju dan sukses.

  7. Tahukah anda manfaat pada lebah ada di Al Qur’an?

    Dan Alloh mengilhamkan kpd lebah,”Buatlah sarang digunung-gunung,di pohon-pohon kayu, dan di tempat2 yang di buat manusia”

    kemudian makanlah dari segala macam buah2an dan tempuhlah jalan Robmu yg telah dimudahkan bagimu.”Dari perut lebah keluarlah minuman yang bermacam-macam warnanya,didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.Sungguh pada yang demikian ituterdapat tanda2 kebesaran Alloh bagi kaum yg berpikir.

    Efek Propolis pada manusia:

    Solusi Tepat Untuk Segala Macam Penyakit

    • Anti infeksi

    • Anti radang

    • Anti alergi

    • Anti kanker

    • Memperkuat daya tahan tubuh

    • Mempercepat regenerasi sel

    • Nutrisi yang bergizi tinggi

    Aplikasi:

    • Untuk Orang Sehat: Sebagai suplemen alami, nutrisi yang sangat bergizi tinggi, tanpa efek samping (kelebihan dosis akan dikeluarkan dari tubuh), dan aman digunakan untuk jangka waktu yang lama.

    • Untuk Orang Sakit: Sebagai alternatif pengobatan atas berbagai penyakit yang diderita

    MANFAAT MELIA PROPOLIS

    Penyakit :

    • Batuk,asthma, bronchitis,paru-paru, sinusitis, flu,demam, sakit kepala• Luka benda tajam, luka terbakar (infeksi)

    • Infeksi kewanitaan

    • Herpes, penyakit kulit serta penyakit jamur

    • Jerawat, bisul• Infeksi kulit, telinga, gigi• Wasir, Ambeien

    • Kanker, tumor, gangguan jantung, ginjal, hati dan diabetes

    • Darah tinggi, darah rendah

    • Hepatitis/liver

    • Radiasi

    • Stress, Parkinson

    • Gangguan Pencernaan, Maag *Kecepatan reaksi dan hasil dapat berbeda-beda untuk setiap orang.

    Cara Mengonsumsi/Pemakaian Melia Propolis

    Diminum : teteskan propolis dengan ¼ gelas air putih lalu dikocok (Sangat bagus dicampur dengan madu).

    • Orang sehat : 3-5 tetes, 2-5 kali sehari

    • Orang sakit : 5-7 tetes, 4-5 kali sehari

    Melia Propolis dapat dikonsumsi dengan obat-obat lainnya tanpa ada efek samping.

    Penyembuhan luar: Oleskan Melia Propolis secara merata pada bagian tubuh yang luka atau sakit

    Anda bisa mempelajari tentang Propolis lebih jauh diantaranya: Harian Pikiran Rakyat (bukan artikel iklan).Departemen Kesehatan Amerika Serikat (National Institute of Health) Buletin FAO (Food and Agriculture Organization of the United Nations AGRICULTURAL SERVICES BULLETIN No. 124, Rome 1996)

  8. trims…

    artikelnya sangat bermanfaat…..

    kalau bisa lebih di lengkapi… misalnya dengan menambahkan
    -kemampuan lebah untuk bekerja tepat pada waktu, karena lebah hanya bekerja pada saat musim panas, sedangkan istirahat pada musim dingin.
    -walaupun lebah bekerja secara berkoloni, tetapi mereka tidak pernah tabrakan antara yg 1 dengan yang lain. dll

    GBU..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 67 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: