Oleh: Agus Riyanto | 13 Oktober 2007

BELAJAR METAMORFOSIS DARI KUPU-KUPU


ulat-1.jpg

Kepompong

bgclp108.jpg

Di suatu pagi yang cerah, saya duduk menyendiri di sebuah taman yang dipenuhi berbagai macam tanaman bunga. Saya menghela nafas dalam-dalam sambil menikmati suasana sekitar yang hening. Tiba-tiba pandangan saya terhenti oleh keindahan seekor kupu-kupu yang sedang hinggap di sekuntum bunga. Kupu-kupu itu terlihat sangat elok rupawan dengan sayap yang warna-warni. Sungguh indah Tuhan menciptakan hewan kecil ini dengan kombinasi warna yang sangat serasi.

Kupu-kupu itu hinggap di setangkai kuntum bunga cukup lama untuk menghisap madunya, kemudian hinggap di kuntum bunga yang lain, begitu seterusnya. Terkadang datang kupu-kupu lain yang tak kalah cantiknya, seolah mereka bertutur sapa, kemudian berlomba menghisap sari bunga. Mereka terlihat riang menjalani hidupnya masing-masing.

Melihat kupu-kupu tadi, saya jadi teringat asal mula kupu-kupu yang indah tersebut. Bukankah dia yang kini terlihat elok rupawan dan memukau banyak mata, dulunya adalah seekor ulat yang untuk sebagian orang merasa jijik jika melihatnya. Bahkan ada sebagian wanita yang akan berteriak ketakutan bila melihat makhluk berbulu ini didekatnya. Kesannya mungkin takut, jijik, atau bahkan alergi. Tapi toh, setelah berubah rupa menjadi kupu-kupu yang cantik, siapa sih yang nggak suka melihatnya???

Ternyata setelah melihat sejarah hidupnya, kupu-kupu yang cantik itu telah melewati berbagai tahap kehidupan yang mengantarkannya pada sosok yang sekarang ini. Dulunya ia hanya seekor ulat yang buruk rupa, hidupnya merayap di dahan dan dedaunan, dan kalau tidak beruntung hidupnya berakhir dimakan burung atau serangga pemangsanya.

Setelah matang menjalani kehidupan sebagai ulat, ia pun mencari tempat yang aman dan berubah menjadi kepompong. Badannya terbujur kaku menggantung di dahan atau dedaunan. Ia tak peduli walau siang hari panas terik menyengatnya dan malam hari dingin menusuknya. Bahkan tak jarang hujan dan badai menerpanya. Ia tetap kokoh ditempatnya bersemedi untuk berubah menjadi diri yang baru, diri yang penuh pesona keindahan.

Beberapa waktu kemudian, akhirnya keluarlah ia dari kepompongnya menjadi diri yang sama sekali baru, indah memukau dengan sayap barunya dan tubuh yang cantik, jauh beda dari wujudnya semula. Dan kini ia telah memiliki keahlian baru, yakni bisa terbang! Lalu ia pun terbang berkelana mencari kuntum-kuntum bunga yang indah untuk menghisap sari bunga dan menebarkan telur-telur penerus kehidupannya.

Begitulah metamorfosis seekor kupu-kupu; dari telur ia menetas jadi ulat, dari ulat ia menempa diri dalam kepompong, dan dari kepompong “baru” kemudian lahirlah kupu-kupu yang indah menawan. Tahap kehidupannya ia jalani dari generasi ke generasi tanpa ada satu tahap pun yang dapat ia lompati. Tak ada seekor kupu-kupu mana pun yang langsung menetas dari telur, melainkan keluar dari kepompongnya. Saya sengaja menulis kata “baru” dengan tanda petik untuk menekankan bahwa proses menjadi kupu-kupu–tidak bisa tidak—pasti melewati fase-fase sebelumnya.

Demikianlah, kadang kita ingin menjadi kupu-kupu yang indah, tapi kita tidak mau jadi ulat yang buruk rupa, tidak sanggup menjalani kehidupan kepompong yang tak berdaya. Maunya langsung jadi sesuatu yang indah, memukau, mengagumkan dan jadi pusat perhatian banyak orang, langsung jadi kupu-kupu!

Perubahan Diri

Maka sahabat, kalau kita ingin jadi kupu-kupu yang cantik, sanggupkah kita menjalani metamorfosis kehidupan?? Metamorfosis itu sendiri bisa dimaknai seabagai perubahan yang dahsyat atau perubahan besar dalam sifat.

Untuk menjadi kupu-kupu yang cantik penuh pesona, sanggupkah kita menjalani ketertatihan sebagai ulat yang buruk rupa, kadang dihina dan dijelek-jelekkan? Di saat tak ada yang menghargai, mendukung atau menolong kita, tapi kita harus tetap melangkah dan terus melangkah karena kita yakin tujuan akhir perjalanan ini.

Kuatkah kita menghadapi berbagai tempaan dan cobaan, derita dan kesendirian dalam kepompong yang tak berdaya dan memintal benangnya sendiri? Bersabar dalam tempaan hidup, cobaan dan godaan, menjalani proses dengan sebaik-baiknya sebelum kita akhirnya lahir menjadi diri yang baru, diri kita yang sesungguhnya, diri yang indah dan menebarkan keindahan di mana pun kita berada.

Sahabat yang budiman, tiada sukses yang didapat dengan mudah. Semua perlu proses; semua butuh keuletan, kesabaran dan ketabahan dalam menjalani tahap-tahap sebelum sampai pada puncak kehidupan.

Tidak ada yang akan merubah diri dan keadaan kita melainkan diri kita sendiri. Dalam kitab suciNya, Tuhan berfirman. “Sesungguhnya Alloh tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadan yang ada pada diri mereka sendiri.”

Jangan lupa untuk berdoa, memohon petunjuk dan pertolongan pada Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Mengabulkan Permohonan hamba-Nya.

Mari kita jalani setiap tahap dan episode hidup ini dengan penuh kearifan, kita tekadkan untuk terus berubah menjadi lebih baik, sehingga akhirnya kita bisa bermetamorfosis menjadi pribadi yang sukses sejati, bagaikan kupu-kupu penghias taman. Menjadi teladan yang baik bagi umat manusia!

About these ads

Responses

  1. thank for ur information about metamorphosa for my presentation ..
    i hope u can help me again tomorrow ..
    see yia .. :)

  2. thx..
    soalnya aku lagi ada tugas buat design web..
    dan aku lagi nyari tema all about a butterflies..
    soalnya nyangkut lagunya “kepompong”
    thx berat..

  3. begitu indahnya posting yang hadir disini membuat hati saya jadi terkagum-kagum, aku ingin mempersembahkan cinta dan kasih sayangku untuk calon istriku lewat posting kupu-kupu ini… mudah-mudahan hatinya tersentuh untuk selalu memuji alloh dengan lebih giat lagi…….

  4. kata”nya tolong diperindah lagi N buatkan kata” yang menyentuh hati…
    tapi kaya gini ju OK ko..
    he…..he…..he…..

  5. He..he..he…
    Kata-kata yang “menyentuh hati” itu yang seperti apa ya?

    Tiada kalam seindah kalam Ilahi…
    Itu mungkin kalam terindah yang ada di dunia ini.

  6. Ada seorang profrsor yg katanya telah melakukan penelitian ttg keluarnya kupu2 dr kepompongnya.
    ada 2 kepompong yg diamati, yg satu dibiarkannya kupu2 itu keluar secara natural kedunianya dan yg satu lagi sang profesor membantu mengeluarkan kupu2 dgn membuatkan jendela dgn menggunting disalah satu sisi kepompong.
    Alhasil kupu2 yg lahir dgn fasilitas profesor tadi sayapnya tetap indah namun lemah tdk bisa terbang jauh dan kupu2 yang lahir dgn sunatullah sayapnya indah dan kuat, terbang kemana dia mau.
    Perjuangan dan sanggup menghadapi tantangan is the keyword.

    punten..apakah ini agus yg di cijambe dan pernsh di makassar..?

  7. Blog yang luar biasa…
    bermanfaat sekali…
    Saya sangat bersyukur bisa menemukan blog ini.
    Saya sebenarnya juga sudah memiliki blog. Namun saya tidak pernah merasa pede untuk memulai menulis. Saya merasa diri saya terlalu bodoh dan malu. Akhirnya yang ada di blog saya hanyalah apa yang saya adopsi dari situs lain. Ya… asal comot gitu lah… Tp saya sering mrasa gak enak, makanya terkadang saya juga sertakan sumbernya. Izinkan saya belajar melalui motivasi2 anda ya Mas

  8. Saya juga bersyukur jika blog saya ini bermanfaat bagi orang lain.

    Kata guru saya, untuk jadi seorang penulis yang harus dilakukan pertama adalah MENULIS…
    Jangan berpikir tulisan kita baik atau jelek terlebih dahulu, tapi fokus pada hasrat kita untuk menulis; yang bermanfaat tentunya.

    Artikel2 saya juga banyak yang dicopy paste di blog lain, dan jika mereka tidak menyebutkan sumbernya maka akan saya tegur.
    Kan ada kode etik tersendiri dalam mengutip karya orang lain.

    Selamat berkarya Mas.:-)
    Salam SDA!

  9. oke banget

  10. mas, boleh ya saya ngutip beberapa nya? saya akan tulis d blog juga, dan sebuah catatan pinggiran buat motivasi saya dan teman-teman…

    btw, nulis begini ngarang sendiri atawa ngutip juga mas??misal karangan siapa gitu? atawa salin bahasa dari sumber manca begitu?

    salam damai…

  11. Terima kasih apresiasinya Mas…

    Segera dapatkan dan baca buku saya, BORN TO BE A CHAMPION, di toko buku Gramedia terdekat. Semoga bermanfaat untuk memotivasi anda dan teman-teman.

  12. Subhanallah, sungguh maha karya yang DAHSYAT sekali mampu membangkitkan semangat saya yang udah lama futur dan jatuh dalam keterpurukan.

    add Link Blog saya dunks http://septi-widiyanti.blogspot.com/
    syukran

  13. bagus deh ceritanya!

    buat lagi dong ceritanya! tentang: “metamorfosis nyamuk:

  14. gak usah dehhhhh…… buat ceritanya!

  15. Subhanallah…., Kadang kita Manusia tidak tahu siap kita ini, Padahal Allah mengatakan Ketahuilah Diri_Mu Agar kamu tahu akan TUHANMU (hadist Qudsi), secara hakiki itulah yg sebenarnya dlm Al-Qur’an dijelaskan Iqra’ (baca..3x dan bacalah) arti yg harus dibaca adalah yg ada di Alam ini & yg ada pada diri-Mu. Tanaman/tumbuhan, hewan/binatang, Gunung, Air, Tanah, Angin, & Api, bulan bintang & Matahari, tidak ada yg merugikan tetapi menguntungkan untk Umat Manusia, yg merugikan hanya karena Perilaku Manusia itu Sendiri yg Tamak, Rakus, jahat, keji, Kikir Iri dsb yg mengikuti hawa Nafsunya Ingat di ke4 jari kita ada 3 ruas, yg mengisyaratkan agr kita selalu ada di tengah tidak miring kiri at kanan, dan dari ke4 sifat itu harus kita taklukkan agr hanya ada 2 ruas saja berdiri tegak yaitu IBU JARI alias Jempol (bagus) itulah hakiki hidup agar tercipta kedamaian, ketentraman dan kesejahteraan. tidak saling maki satu sma lain, tdk saling gasak, gesek & gosok. seperti kupu2 selalu memberi kentraman & kesejukan bila kita pandang. Itulah Kupu2 yg menjadi lambang para Waliyullah, karena hanya menghisap Madu pada Serbuk Sari. Sanggupkah Kita Manusia & sbg hamba pula bisa mengikuti kupu2, makan yg baik, bicara yg baik tidak mencari kesalahan & kejelekan org lain? jawabnya tanya pada diri kita Sendiri, Tuhan hanya memberi petunjuk tidak untuk merubah kecuali kita sendiri yg merubahnya. ookey……!!!!

    • Terima kasih atas apresiasi dan tanggapannya. Semoga apa yang anda sampaikan di atas juga bermanfaat bagi rekan-rekan pembaca yang lain.

      Don’t stop studying!

  16. nice story.. pagi2 dah baca renungan…. ^_^

  17. Luar biasa mas tulisannya… :)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 67 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: